Roy Keane: Manchester United Main Layaknya Tim Divisi Championship
Yaumil Azis | 29 April 2022 13:46
Bola.net - Roy Keane benar-benar tidak puas dengan performa mantan klubnya, Manchester United, saat bertemu Chelsea dalam laga lanjutan Premier League hari Jumat (29/4/2022). Laga itu sendiri berakhir dengan kedudukan imbang 1-1.
Manchester United kalah dominan dibanding sang lawan meski tampil sebagai tuan rumah di Old Trafford. Mereka hanya mampu melepaskan enam tembakan dan mencatatkan penguasaan bola 35 persen selama pertandingan.
Untungnya, Chelsea tidak semenakutkan dua klub papan atas Inggris lainnya yang ditemui Manchester United sebelum laga ini. The Blues baru bisa mencetak gol pada menit ke-60 lewat aksi Marcos Alonso.
Gol balasan tercipta pada menit ke-62 berkat sepakan Cristiano Ronaldo, mengubah skor jadi 1-1. Kedudukan tidak mengalami perubahan sampai wasit menghembuskan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan Kejutan
Keane yang kini bekerja sebagai pandit tidak menahan diri untuk melayangkan kritikan buat mantan klubnya tersebut. Ia berkata kalau the Red Devils yang sekarang mudah untuk dihadapi.
"Saya pikir isi kepala mereka sudah kosong. Mereka mudah untuk dihadapi, mereka tidak berlari mengejar dengan intensitas apapun," kata Keane kepada Sky Sports.
"Tidak ada kejutan dari apa yang kami saksikan malam ini - ini mencerminkan di mana tim ini sesungguhnya. Mereka tertembak dan terbuai berkeping-keping," lanjutnya.
Seperti FA Cup
Keane melanjutkan kritikannya dengan menganggap laga ini seperti partai FA Cup. Kejuaraan domestik ini seringkali mempertemukan klub Premier League dengan mereka yang masih berjuang di divisi bawah.
"Seperti pertandingan FA Cup... ini seperti Chelsea sebagai tim papan atas dan Manchester United menjadi tim divisi Championship - mereka kekurangan kualitas dan hanya tinggal di dalam permainan," pungkasnya.
Kritikan senada juga dilontarkan mantan pemain the Red Devils lainnya, Gary Neville. Bahkan Neville merasa kalau Manchester United harus dikalahkan untuk menjadi bahan pembelajaran di masa mendatang.
"Mereka harus dihajar karena mereka menetapkan contoh yang sangat buruk soal etos kerja dan berusaha - dan semua yang orang tua dan guru beritahu kepada anak-anak setiap hari," kata Neville.
(Sky Sports)
Baca Juga:
Matic Sebut Manchester United Selalu di Hati, Keane: Chelsea Juga, Jangan Lupa Benfica!
Pindah ke Manchester United? Antonio Rudiger Tak Mau Puasa Gelar!
Pemain Manchester United Ini Kena Semprot Roy Keane Hanya karena Tersenyum!
Ditahan Imbang Manchester United, Apa yang Kurang dari Chelsea Wahai Tuchel?
Manchester United 1-1 Chelsea, Thomas Tuchel: Harusnya Kami Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25













