Tersesat di Antara Para Elite: Nasib 3 Tim Promosi di Premier League
Gia Yuda Pradana | 23 April 2025 12:28
Bola.net - Tidak semua dongeng di sepak bola berakhir bahagia. Tiga tim yang naik kasta ke Premier League musim ini datang dengan harapan dan semangat baru, tapi realitas di kasta tertinggi sepak bola Inggris begitu keras.
Leicester City, Southampton, dan Ipswich Town mencoba menantang dominasi para elite. Mereka membawa semangat juang dan mimpi besar dari Championship. Sayangnya, kenyataan di Premier League tak selalu ramah pada tim-tim baru.
Musim ini belum sepenuhnya rampung, tapi nasib dua dari tiga tim promosi sudah dipastikan tamat. Leicester dan Southampton harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dan kembali ke Championship.
Leicester: Jatuh Lebih Dalam Setelah Bangkit

Kisah Leicester seolah menegaskan bahwa keajaiban tak selalu terulang dua kali. Setelah sempat bangkit dari keterpurukan musim lalu, mereka gagal menyesuaikan diri dengan kerasnya persaingan Premier League.
Dari 33 pertandingan sejauh ini, Leicester hanya mampu meraih empat kemenangan dan enam hasil imbang. Kebobolan 73 gol dan hanya mencetak 27 memperlihatkan betapa rapuhnya lini belakang mereka.
Alih-alih mengejutkan, performa Leicester musim ini justru menjadi pengingat bahwa membangun kembali kekuatan setelah degradasi sebelumnya butuh lebih dari sekadar semangat. Mereka tampak belum siap.
Southampton: Kembali, Lalu Tersungkur

Southampton juga mengalami musim yang sangat sulit. Mereka hanya menang dua kali dari 33 laga yang telah dimainkan, hasil yang sangat jauh dari ekspektasi.
Dengan selisih gol terburuk di antara ketiganya (24 gol memasukkan, 78 kebobolan), pertahanan mereka menjadi titik lemah yang tak pernah bisa diperbaiki. Bahkan dengan lima pertandingan tersisa, peluang mereka untuk bertahan sudah tertutup.
Bagi The Saints, musim ini menjadi pengingat betapa curamnya tanjakan dari Championship ke Premier League. Mereka naik kembali terlalu cepat, tanpa kesiapan yang cukup.
Ipswich: Menunggu Kepastian yang Menyakitkan

Satu-satunya tim promosi yang belum dipastikan degradasi secara matematis adalah Ipswich Town. Namun, dengan hanya 21 poin dan lima laga tersisa, keajaiban tampaknya terlalu jauh untuk dijangkau.
Ipswich berada di posisi ke-18, terpaut 15 poin dari zona aman yang saat ini ditempati West Ham. Dengan statistik empat kemenangan, sembilan imbang, dan 20 kekalahan, kebangkitan terlihat sangat mustahil.
33 gol dan 71 kebobolan menunjukkan ketimpangan kualitas yang mereka miliki. Kini, Ipswich hanya menunggu waktu untuk kembali ke Championship, menyusul dua rekannya yang telah lebih dulu gugur.
Tiga tim promosi, tiga kisah kegagalan. Premier League kembali menunjukkan bahwa hanya tim yang benar-benar siap secara teknis, taktis, dan mental yang mampu bertahan di antara para elite.
Klasemen Premier League
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Menuju Keabadian: 4 Ujian Terakhir PSG dalam Upaya Merajut Rekor Tak Terkalahkan
- Misi Ganda Real Madrid: Perburuan Gelar La Liga dan Persiapan El Clasico di Final Copa
- Bentuk Perlawanan Terakhir Arsenal: Tunda Pesta Juara Liverpool
- Inter Merawat Mimpi Treble, Milan Menjaga Harapan Terakhir ke Eropa
- Prediksi Getafe vs Real Madrid 24 April 2025
- Prediksi Arsenal vs Crystal Palace 24 April 2025
- Prediksi Inter Milan vs AC Milan 24 April 2025
- Anthony Elanga: Permata yang Disia-siakan Manchester United
- Leeds United, Mesin Gol yang Siap Menggebrak Premier League
- Pascal Struijk: Darah Indonesia di Jantung Promosi Leeds United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rating Pemain Pisa vs Milan: Luka Modric sang Pembeda
Liga Italia 14 Februari 2026, 08:57
-
Man of the Match Hull City vs Chelsea: Pedro Neto
Liga Inggris 14 Februari 2026, 08:00
-
Man of the Match Pisa vs Milan: Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 07:50
-
Prediksi Liverpool vs Brighton 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Duel Inter vs Juventus Bukan Cuma Tentang Kendali Permainan
Liga Italia 14 Februari 2026, 17:09
-
6 Juara Dunia MotoGP yang Pernah Bela Ducati Lenovo Team, Kawinkan 22 Gelar Dunia
Otomotif 14 Februari 2026, 16:25
-
Pertandingan Inter vs Juventus yang Sarat Makna
Liga Italia 14 Februari 2026, 16:02
-
Jadwal 32 Besar FA Cup Pekan Ini Live di Vidio, 14-17 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 16:01
-
5 Bulan setelah Derby d'Italia Dramatis yang Berakhir 4-3
Liga Italia 14 Februari 2026, 15:04
-
Live Streaming Man City vs Salford City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 14 Februari 2026, 15:00
-
Inter vs Juventus: Saatnya Lautaro Martinez Hentikan Puasa Gol di Laga Besar
Liga Italia 14 Februari 2026, 14:32
-
Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 13:55
-
Inter vs Juventus: 3 Pemain Bianconeri yang Harus Diwaspadai Nerazzurri
Liga Italia 14 Februari 2026, 12:21
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persija 15 Februari 2026
Bola Indonesia 14 Februari 2026, 12:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00





