AC Milan, Bersabarlah dengan Ardon Jashari
Gia Yuda Pradana | 14 Januari 2026 01:00
Bola.net - AC Milan menjalani musim dengan satu pertanyaan besar terkait Ardon Jashari. Gelandang yang datang dengan ekspektasi tinggi itu belum menampilkan level permainan seperti yang diharapkan.
Kedatangan Jashari menjadi proses terpanjang dalam bursa transfer musim panas AC Milan. Negosiasi yang berulang membuat transfer ini terasa spesial, tetapi awal perjalanannya justru berat.
Performa Jashari sejauh ini belum memberi jawaban meyakinkan. Adaptasi dari Belgia ke Italia berjalan lebih sulit dibanding perkiraan banyak pihak.
Adaptasi, Cedera, dan Persaingan Internal di AC Milan

Jashari mengalami cedera sebelum jendela transfer musim panas ditutup. Kondisi itu membuatnya tertinggal dalam persiapan dan ritme awal kompetisi.
Kepindahan ke Serie A/Liga Italia menuntut pemahaman taktik dan tempo yang berbeda. Proses ini terasa lebih rumit karena ia belum sepenuhnya pulih secara fisik.
Persaingan di lini tengah juga membatasi peluang bermainnya. Ia berada di belakang Luka Modric, sosok dengan pengalaman dan kualitas yang membuat menit bermain menjadi sangat terbatas.
Situasi tersebut berdampak pada konsistensi permainan Jashari. Laga melawan Fiorentina memperlihatkan bahwa ia masih mencari bentuk terbaiknya.
Beban Harga dan Alasan AC Milan untuk Tetap Percaya pada Ardon Jashari

Jashari telah tampil lima kali bersama AC Milan, tetapi kontribusinya belum benar-benar terasa. Meski begitu, manajemen klub tetap menunjukkan keyakinan terhadap masa depannya.
Direktur olahraga Igli Tare menilai Jashari akan berkembang menjadi pemain penting. Pandangan itu memberi sinyal bahwa klub tidak tergesa memberi label gagal.
Harga transfer 40 juta euro (sekitar Rp787 miliar) memberi tekanan tersendiri. Itu angka besar bagi klub yang jarang belanja mahal.
Cedera, kehadiran Modric, dan nilai transfer saling berkaitan dalam membentuk situasi sulit ini. Tanpa faktor-faktor tersebut, perannya kemungkinan lebih terlihat sejak awal.
Ada sisi positif yang tetap bisa dipegang. Jashari baru-baru ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Belgia, sebuah pencapaian yang dapat memulihkan kepercayaan dirinya.
Penghargaan itu memberi dorongan mental di tengah masa adaptasi yang berat. Dengan waktu dan kondisi yang lebih mendukung, AC Milan masih memiliki alasan kuat untuk bersabar menunggu jawaban dari Ardon Jashari.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Madura United Fokus Benahi Tim jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Real Madrid Kalah dari Barcelona, tapi Vinicius Junior Menunjukkan Sinyal Kebangkitan
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















