Fabio Capello Ungkap Kekurangan Besar AC Milan Musim Ini
Dimas Ardi Prasetya | 7 Oktober 2025 23:26
Bola.net - AC Milan memulai musim dengan formasi baru namun tanpa tambahan striker besar yang diharapkan. Upaya klub untuk merekrut nama-nama besar seperti Dusan Vlahovic, Darwin Nunez, dan Rasmus Hojlund tak membuahkan hasil. Akhirnya, pelatih Massimiliano Allegri harus berimprovisasi dengan skuad yang ada.
Kini, lini depan Milan bergantung pada trio Santiago Gimenez, Christian Pulisic, dan Rafael Leao. Dua nama terakhir sejatinya bukan penyerang tengah, namun dipaksa menyesuaikan diri demi kebutuhan taktik. Kondisi itu membuat produktivitas Milan masih belum stabil meski permainan mereka cukup solid.
Fans berharap kehadiran Gimenez bisa memberi solusi, tapi pemain asal Meksiko itu belum benar-benar memenuhi ekspektasi. Ketiadaan striker alami membuat Milan sering kesulitan menuntaskan peluang saat menghadapi pertahanan rapat.
Situasi inilah yang menjadi perhatian Fabio Capello, mantan pelatih legendaris yang pernah membawa Rossoneri berjaya di era 1990-an.
Menurutnya, Milan butuh figur baru di lini depan yang bisa menjadi mesin gol sejati.
Milan Masih Butuh Striker Sejati

Dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport, Fabio Capello menyoroti bahwa AC Milan hingga kini belum menemukan sosok penyerang tengah yang ideal. Ia mengakui peran Santiago Gimenez cukup membantu tim, tapi menegaskan Milan tetap memerlukan striker yang tajam dan konsisten mencetak gol.
Bagi Capello, striker sejati bukan sekadar penggerak di lini depan, melainkan finisher yang bisa mengubah peluang kecil menjadi gol. Milan, menurutnya, masih terlalu bergantung pada kontribusi pemain sayap dan gelandang dalam mencetak gol.
“Di Serie A, ada tim lain yang masih belum menemukan penyerang tengah, AC Milan, meskipun Gimenez berguna di lini depan untuk pergerakan tim, dan Allegri telah memulai upaya adaptasi dengan Leao,” ujar Capello pada media Italia tersebut.
Leao Belum Pantas Jadi Striker, Pulisic Lebih Lengkap

Capello kemudian membahas eksperimen Allegri yang menempatkan Rafael Leao di posisi striker tengah. Ia menilai, meski Leao punya kecepatan dan teknik individu menonjol, sang pemain belum memiliki naluri pembunuh di depan gawang. Menurutnya, Leao lebih cocok bermain dari sisi kiri di mana ia bisa memaksimalkan kreativitas dan ruang geraknya.
Capello menilai adaptasi Leao sebagai striker masih berjalan lambat karena karakter aslinya bukan pemain yang hidup di kotak penalti. Hal ini berbeda dengan Christian Pulisic yang dianggap lebih serbaguna dan bisa beroperasi di berbagai posisi tanpa kehilangan efektivitas.
“Rafael terbukti memiliki kemampuan untuk membebaskan diri dan menemukan ruang, tetapi ia masih belum menjadi striker yang produktif. Jumlah pemainnya lebih sedikit dibandingkan kompetitor, tetapi Pulisic dapat bermain di mana saja, sedemikian rupa sehingga ia tampak sempurna bahkan di posisinya saat ini dalam formasi 3-5-2: ia dapat bergerak, memiliki kualitas dan kecepatan, serta berlari vertikal,” kata Capello.
Pendapat itu menegaskan bahwa Milan punya potensi besar di depan, namun masih kekurangan sosok penentu yang bisa memastikan hasil akhir di setiap laga.
Klasemen Serie A
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- Allegri Terharu di Allianz Stadium, tapi Ingatkan AC Milan Masih Punya PR Besar
- Allegri Ungkap Kunci agar Rafael Leao Bisa Jadi Mesin Gol Baru AC Milan
- Kupas Tuntas Semua Bocoran Proyek Stadion Baru Inter dan AC Milan: Seperti Apa Wajah Baru San Siro??
- Pulisic Gagal Lagi, Krisis Penalti AC Milan Makin Parah
- Grande Partita yang Membosankan dan Keputusan Tudor yang Mengundang Tanda Tanya
- Dari Kegagalan Pulisic Hingga Solidnya Lini Tengah Rossoneri, Ini 5 Pelajaran Dari Performa AC Milan Lawan Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli 25 Persen Saham Klub Asal Spanyol Yakni Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:20
-
Live Streaming Bologna vs Brann - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Nottm Forest vs Fenerbahce - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Celta Vigo vs PAOK - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






