Banyuwangi Diguncang 5 Gempa Susulan, Terbesar Bermagnitudo 3,3
Asad Arifin | 25 September 2025 17:32
Bola.net - Gempa tektonik bermagnitudo 5,7 mengguncang Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (25/9/2025) pukul 16.04 WIB. Hingga pukul 16.40 WIB, tercatat sudah terjadi lima kali gempa susulan.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebut gempa susulan terbesar memiliki magnitudo 3,3.
"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya lima aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,3," jelas Daryono dalam keterangan tertulis.
Penyebab Gempa
Daryono mengungkapkan, gempa utama bermagnitudo 5,7 dipicu aktivitas sesar aktif. Dari hasil analisis lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal.
Namun, Daryono belum dapat memastikan nama sesar yang menjadi sumber gempa. "(Sesar) ada tapi belum ada nama," ujarnya.
BMKG juga memperbarui parameter gempa menjadi magnitudo 5,3. Episenter gempa terletak di koordinat 7,87° LS dan 114,45° BT, tepatnya di laut sekitar 40 km timur laut Banyuwangi, dengan kedalaman 12 km.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," sambung Daryono.
Dampak Gempa
BMKG melaporkan, gempa paling terasa di Banyuwangi dan Penebel dengan intensitas IV MMI. Guncangannya cukup kuat hingga dirasakan banyak orang di dalam rumah.
Sementara itu, getaran di Lumajang, Kuta, Denpasar, dan Buleleng tercatat pada skala III MMI. Efeknya cukup kuat hingga membuat orang terkejut, seolah ada truk besar melintas di dekat rumah.
Di Jember dan Bondowoso, gempa dirasakan dengan intensitas II-III MMI. Meski lebih ringan, getaran tetap nyata dan membuat warga waspada.
Guncangan juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, seperti Pasuruan, Surabaya, Situbondo, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, dan Lombok Barat. Di daerah tersebut, intensitas mencapai II MMI, dirasakan sebagian orang, bahkan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang perlahan.
Disadur dari Liputan6: Supriatin, 25 September 2025
Baca Ini Juga:
Sambutan Hangat Diaspora dan Komitmen FIFA Iringi Kunjungan Kerja Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Bertemu Gianni Infantino di New York: Sinergi untuk Majukan Sepak Bola Indonesia
IHSG Dibuka Hijau, Namun Analis Ingatkan Potensi Koreksi
Gebrakan Erick Thohir usai Jadi Menpora: Cabut Permenpora 14/2024 yang Bikin Polemik, Sederhanakan 191 Regulasi Menjadi 20
Dedi Mulyadi Keluarkan Aturan Pilkades Serentak di Jawa Barat Terapkan Sistem E-Voting
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













