BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Turunkan Curah Hujan di di Sumatra Utara dan Aceh
Asad Arifin | 30 November 2025 14:58
Bola.net - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa lembaganya bergerak cepat mendukung operasi tanggap darurat pascabencana sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya peringatan dini, analisis risiko cuaca ekstrem, serta dukungan teknis bagi petugas yang menangani situasi di lapangan. Seluruh informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi BMKG.
Menurut Teuku, koordinasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dengan pemerintah daerah. Setiap perkembangan cuaca ekstrem di wilayah terdampak disampaikan secara berkala untuk memastikan seluruh pihak dapat mengambil langkah cepat. Ia bahkan terjun langsung ke Medan untuk mengecek Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), memastikan proses pengurangan potensi hujan lebat berjalan efektif.
"Fokus utama OMC kali ini adalah mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak bencana. Harapannya OMC dapat dilaksanakan secara tepat waktu dan tepat sasaran, sebagai bentuk upaya-upaya mitigasi dan penanggulangan bencana," ungkap Teuku.
Ia menegaskan bahwa pemantauan cuaca dilakukan secara intensif dan pembaruan informasi terus diberikan untuk menunjang seluruh proses penanganan bencana.
Warga Medan Bertahan Sendiri: Evakuasi Mandiri, Tak Ada Pemerintah
Banjir besar yang merendam Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (27/11/2025) dipicu salah satunya oleh luapan Sungai Deli. Dampaknya terasa luas, terutama di kawasan Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun. Rumah-rumah yang berdiri di bantaran sungai ikut tenggelam saat debit air meningkat tajam.
Meski air kini mulai surut, warga di kawasan tersebut mengaku harus berjuang tanpa pendampingan pemerintah sejak awal banjir hingga Sabtu (29/11/2025). Mereka melakukan evakuasi secara mandiri, bahkan ketika banyak lansia dan anak-anak ikut terdampak. Seorang warga bernama Dani mengungkapkan situasi itu kepada Liputan6.com.
"Mandiri semua. Mereka (pemerintah) belum ada turun. Aneh, padahal di sini banyak lansia dan anak-anak. Warga evakuasi sendiri," keluh Dani.
Ia menilai kebutuhan mendesak di setiap kantor lurah seharusnya berupa perahu karet, life jacket, dapur umum, serta posko darurat yang mudah diakses. “Sama tali permanen di sudut-sudut tembok, dan dipasangkan karabiner. Karena akses di sini lewat gang, dan turun ke bawah,” tambahnya.
Dani berharap pemerintah segera turun tangan sebelum muncul ancaman kesehatan pascabanjir. "Kalau gak tertangani, bisa saja muncul penyakit, gimana. Sudah kena bencana, tak ada bantuan, kan kasihan," ujarnya.
Warga Dirikan Posko Mandiri, Pemerintah Klaim Sudah Bergerak
Di lokasi lain, tepatnya di Jalan Samanhudi dekat bantaran Sungai Deli, warga memilih mendirikan posko darurat sendiri. Ade, salah satu warga, mengatakan mereka memanfaatkan sanggar Sangkala sebagai pusat bantuan. Semua logistik yang tersedia berasal dari urunan warga dan donatur, bukan dari pemerintah.
"Di sini kita sudah mitigasi. Karena kita tahu Sungai Deli ini langganan banjir, dan ini kita urunan, ada juga dari kawan-kawan yang mau nyumbang, kita sediakan, lau kita salurkan," ujar Ade.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan bahwa pihaknya mempercepat proses evakuasi, terutama di wilayah yang sulit dijangkau beberapa hari terakhir. "Alhamdulillah, hari ini hujan di kota Medan mulai reda. Kondisi ini kami manfaatkan untuk mempercepat evakuasi warga," kata Rico Waas dalam keterangan resmi.
Ia memastikan bantuan terus disalurkan, dan pengecekan ke posko-posko penyelamatan dilakukan langsung di Kecamatan Medan Marelan dan Medan Belawan. "Kami memastikan warga tertangani dengan baik, dan memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar," ujarnya.
Rico menegaskan seluruh tim sudah diterjunkan ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan. "Insya Allah, seluruh warga yang terdampak akan mendapatkan penanganan dan bantuan secepat mungkin," pungkasnya.
Sumber: Liputan6/Putu Merta Surya Putra
Baca Ini Juga:
Cara Mudah Cek BLT Rp 900 Ribu Periode Oktober-Desember 2025
Momen Hangat di Istana: Presiden Prabowo Sambut Ratu Maxima dalam Misi Khusus soal Kesehatan Keuangan
5 Orang yang Diberi Rehabilitasi oleh Presiden Prabowo: Dari Guru di Luwu Utara hingga Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi
Sanksi Pencabutan Menanti, Ratusan Penerima Bansos di Sikka Terindikasi Main Judol
Kapan Pemerintah Umumkan UMP 2026?
Gus Yahya Dicopot dari Kursi Ketua Umum PBNU Lewat Surat Tengah Malam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











