Dampak Isu Halal Ompreng MBG: Program Ditolak Warga, BPJPH dan BGN Beri Penjelasan Lengkap
Editor Bolanet | 8 September 2025 14:23
Bola.net - Penggunaan food tray atau ompreng impor untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu polemik di tengah masyarakat. Isu mengenai kehalalan produk yang didatangkan dari China ini menjadi sorotan utama.
Dampak dari isu ini bahkan telah menyebabkan penolakan program di salah satu daerah. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi adanya satu kecamatan yang menolak menerima MBG.
Di tengah polemik ini, pemerintah akhirnya buka suara mengenai alasan di balik kebijakan impor ompreng tersebut. Kapasitas produksi dalam negeri dinilai masih belum mampu untuk memenuhi kebutuhan nasional.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa kebutuhan ompreng tambahan mencapai 70 juta unit. Sementara itu, kapasitas produksi lokal saat ini hanya sekitar 10 juta unit per bulan.
Menanggapi keresahan publik, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) akan turun tangan langsung. Mereka berencana untuk melakukan audit langsung ke pabrik produsen di China dalam waktu dekat.
Lantas, bagaimana BGN menjelaskan kalkulasi kebutuhan impor ini dan langkah konkret apa yang akan diambil BPJPH untuk memastikan kehalalan produk? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Kalkulasi Kebutuhan dan Kebijakan Impor
Kepala BGN Dadan Hindayana memaparkan bahwa pemetaan kebutuhan ompreng MBG sudah dilakukan sejak Juni 2024. Hasil dari pemetaan tersebut menunjukkan adanya defisit pasokan yang signifikan dari para produsen lokal.
"Sementara kita akan butuh kurang lebih 70 juta tray tambahan. Dan kalau sekarang September, Oktober, November, Desember, 4 bulan, jadi artinya produksi dalam negeri hanya bisa memasok 40 juta (ompreng MBG)."
Kata Dadan saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, pada hari Senin (8/9/2025).
Atas dasar kalkulasi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akhirnya mengambil kebijakan untuk membuka keran impor. Hal ini dilakukan agar program strategis MBG dapat tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Supaya program ini tetap berjalan dengan baik, maka Kementerian Perdagangan sudah koordinasi dengan kita membuka keran itu (impor)," ia menambahkan.
Dampak Isu Halal dan Penolakan Warga
Dadan Hindayana mengakui bahwa isu kehalalan ompreng impor ini telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Keresahan publik yang viral di media sosial bahkan telah berdampak langsung pada pelaksanaan program di lapangan.
"Kita juga sedang harus memikirkan terkait dengan isu yang berkembang, karena ada satu kecamatan di Sulawesi Utara itu yang tidak mau menerima makan bergizi karena viralnya tempat makan yang digunakan yang dianggap diragukan kehalalannya."
Ia juga menegaskan bahwa pengadaan ompreng impor yang saat ini telah digunakan belum melibatkan dana dari APBN. Menurutnya, seluruh pengadaan masih dilakukan oleh para mitra pelaksana program MBG di berbagai daerah.
"(BGN) baru akan mengadakan untuk daerah-daerah wilayah 3T dan juga seluruh SPPG yang dibangun oleh Badan Gizi, melalui APBN. Dan itu kami sudah minta agar pengadaan berbasis APBN menggunakan produk dalam negeri," tutur dia.
Komitmen BGN tersebut menjadi sinyal bahwa pengadaan yang menggunakan anggaran negara di masa depan akan memprioritaskan produk-produk dari dalam negeri.
Langkah BPJPH dan Jaminan Rantai Pasok Halal
Kepala BPJPH, Haikal Hassan, memastikan pihaknya akan melakukan verifikasi langsung atas isu yang beredar. Ia menegaskan tidak akan berspekulasi dan akan melakukan audit langsung ke pabrik produsen di China.
"Mudah-mudahan dalam minggu ini kami akan berangkat ke China, karena kami tidak melayani isu, tidak melayani berita-berita yang hoaks, kami harus menyaksikan lebih dulu, kami harus audit lebih dulu semuanya."
Haikal turut mengamini bahwa impor memang terpaksa dilakukan untuk menutupi kekurangan pasokan. Menurutnya, kapasitas produksi lokal saat ini memang belum sanggup untuk memenuhi seluruh kebutuhan program.
Ia juga memastikan bahwa jaminan produk halal akan mencakup seluruh rantai pasok dari program MBG. Hal ini tidak hanya terbatas pada peralatan makan yang digunakan saja.
"Jadi dapurnya tersertifikasi halal, menunya tersertifikasi halal, dan peralatan-peralatan yang dipakai juga tersertifikasi halal. Bahkan kepala dapurnya akan menjadi penyelia-penyelia halal yang akan mengontrol daily activity dari penyajian untuk anak-anak," tegas dia.
Disadur dari: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


