Mahfud MD Tantang Balik KPK soal Dugaan Mark Up Whoosh: Panggil Saja Saya, Saya akan Tunjukkan!
Serafin Unus Pasi | 19 Oktober 2025 11:59
Bola.net - Eks Menko Polhukam Mahfud MD memberi respons kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memintanya membuat laporan terkait dugaan mark up dalam proyek kereta cepat Whoosh. Menurut Mahfud, seharusnya KPK langsung menyelidiki kasus tersebut tanpa menunggu adanya laporan terlebih dahulu.
“Panggil saja saya, bukan diperiksa loh, tapi dimintai keterangan. Saya akan tunjukkan,” kata Mahfud melalui akun X pribadinya, seperti dicuplik Minggu (19/10/2025).
Mahfud menjelaskan bahwa pernyataan awal mengenai dugaan mark up proyek Whoosh bukan berasal darinya, melainkan dari siaran Nusantara TV dalam rubrik "Prime Dialog" edisi 13 Oktober 2025 yang menampilkan Antoni Budiawan dan Agus Pambagyo.
“Awal menyiarkan itu adalah NusantaraTV dalam rubrik "Prime Dialog" edisi 13 Oktober 2025 dengan narsum Agus Pambagyo dan Antony Budiawan. Semua yang saya sampaikan sumbernya adalah NusantaraTV, Antony Budiawan, dan Agus Pambagyo yang disiarkan secara sah dan terbuka. Saya percaya kepada ketiganya maka saya bahas secara terbuka di podcast TERUS TERANG,” jelas Mahfud.
Mahfud menilai janggal jika KPK tidak mengetahui bahwa Nusantara TV telah lebih dulu menyiarkan masalah ini sebelum ia membahasnya di podcast. Yang lebih aneh lagi, lanjutnya, adalah permintaan KPK agar dirinya membuat aduan. Ia menegaskan bahwa dalam hukum pidana, aparat penegak hukum seharusnya dapat langsung menyelidiki jika telah mendapatkan informasi tentang dugaan tindak pidana.
“Agak aneh ini, KPK meminta saya melapor, mestinya aparat penegak hukum (APH) langsung menyelidiki, bukan minta laporan. Bisa juga memanggil sumber info untuk dimintai keterangan,” tutur dia.
KPK Keliru Tunggu Laporan
Mahfud menyatakan bahwa laporan hanya diperlukan ketika ada suatu peristiwa yang tidak diketahui oleh aparat penegak hukum, seperti dalam kasus penemuan mayat.
“Tapi kalau ada berita, ada pembunuhan, maka APH harus langsung bertindak menyelidiki tak perlu menunggu laporan,” jelas dia.
Oleh karena itu, Mahfud menilai KPK telah keliru dengan memintanya membuat laporan mengenai dugaan mark up proyek Whoosh, yang mana sumber awalnya bukan dirinya.
“Ini kekeliruan dari KPK,” pungkas Mahfud.
KPK Minta Mahfud Lapor Dugaan Markup Proyek Whoosh
Sebelumnya, KPK merespons pernyataan Mahfud mengenai dugaan mark up dalam proyek kereta cepat Whoosh.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa jika Mahfud mengetahui hal tersebut, ia dapat menyampaikan aduannya secara resmi.
"KPK mengimbau bagi masyarakat yang mengetahui informasi awal ataupun data awal terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi, maka silakan dapat menyampaikan aduan tersebut kepada KPK melalui saluran pengaduan masyarakat," ujar Budi Prasetyo saat dikonfirmasi awak media.
Disadur dari Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro
Baca Juga:
Target Listrik 5.700 Desa 2030: Menanti Realisasi Janji Swasembada Energi
Mensos Gus Ipul: Anugerah Liputan6 Adalah Cerminan Nurani Bangsa.
Dianugerahi Penghargaan Anugerah Liputan6, Hypernet Ajak Generasi Muda Jadi Penggerak Inovasi
Pesan dari Panggung Anugerah Liputan6: AI Tanpa Manusia Takkan Pernah Punya Makna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
News 6 Januari 2026, 21:54
-
Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
News 6 Januari 2026, 21:46
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
News 4 Januari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

