Berjuang Bareng di CEV, Jack Miller-Pecco Bagnaia Tak Percaya Kini Setim di Ducati
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2021 16:08
Bola.net - MotoGP Jerez, Spanyol, Minggu (2/5/2021), memang jadi balapan yang emosional untuk kubu Ducati Lenovo Team. Tak hanya karena Jack Miller dan Francesco Bagnaia sukses finis di posisi 1-2, balapan itu juga menjadi peringatan satu dekade sejak Bagnaia dan Miller finis 1-2 di trek yang sama dalam CEV Buckler 125cc pada 2011.
Miller, dari Australia 'merantau' ke Eropa pada usia 15 tahun. Sambil berlaga di Kejuaraan Jerman IDM 125cc, ia sesekali turun di CEV Buckler 125cc. Seperti diketahui, CEV kala itu masih berstatus Kejuaraan Spanyol, namun pesertanya berasal dari berbagai negara. Bagnaia, meski dari Italia, juga turun di ajang yang kini jadi FIM CEV Repsol Moto3 Junior World Championship itu.
Sebelum merebut kemenangan bersama Ducati di Jerez, Miller mengaku sempat menonton video wawancara deretan rider MotoGP yang pernah merasakan sensasi menimba ilmu di CEV. Dalam video tersebut, ia dan Bagnaia juga diwawancara. Ia pun jadi teringat perjuangannya dengan 'Pecco' saat berlaga di kejuaraan itu.
Takkan Pernah Lupa Momen Podium Bareng di CEV
Miller mengaku sulit percaya ia dan Bagnaia kini sama-sama turun di MotoGP dan bahkan jadi tandem di tim impian mereka sejak kecil. "Hal paling fantastis yang saya lihat akhir pekan ini adalah di TV, mereka memutarnya terus-terusan, yakni video kami membicarakan Kejuaraan Spanyol," ujarnya dalam jumpa pers usai balap.
"Saya takkan pernah melupakannya. Itu podium pertama saya, juga podium pertama Pecco. Masalahnya saat itu, tinggi badan saya kurang lebih sama dengan sekarang, sementara Pecco waktu itu masih pendek sekali. Dia masih sangat mungil," kisah Miller, diiringi tawa Bagnaia yang duduk di sebelahnya.
Miller pun menyatakan dirinya sejak itu selalu yakin Bagnaia akan jadi rider hebat di MotoGP suatu saat nanti. Namun, ia tak menyangka mereka justru akan jadi rekan setim, di tim pabrikan Ducati, dan mengulang sukses serupa satu dekade kemudian di trek yang sama. Menurutnya, ini momen yang keren.
Impian Memang Bisa Jadi Nyata
"Jika melihat ke belakang, mengenang momen itu, saya selalu merasa bahwa anak muda ini... Waktu itu kau masih berusia berapa ya? 14 tahun?" tanya Miller yang berusia 26 tahun, kepada Bagnaia.
"Ya, mungkin, 13 tahun lah," jawab Bagnaia, yang dua tahun lebih muda darinya.
"Ya, 13 tahun, ketika kau baru boleh masuk. Jika Anda lihat ke belakang, lalu berpikir kami akan jadi rekan setim, di tim pabrikan Ducati, dan finis di posisi 1-2 di Jerez pada 2021, kami takkan percaya dan bakal bilang Anda pasti cuma mimpi! Tapi mimpi memang bisa jadi nyata," ujar Miller.
"Sudah sepuluh tahun," sahut Bagnaia.
"Ya, sepuluh tahun kemudian! Sungguh menakjubkan. Sialan, itu sungguh keren," tutup Miller, yang kemudian mendapat anggukan sepakat dari Bagnaia.
Sumber: MotoGP
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
- Nekat Gaet Miller-Bagnaia, Dall'Igna Sebut Ducati Kini Lebih Harmonis
- Pimpin Klasemen MotoGP, Pecco Bagnaia: Kalau Mikirin Gelar, Nanti Saya Jadi Lamban
- Alasan Perjuangan Fabio Quartararo di MotoGP Jerez Patut Disebut Aksi Heroik
- Arm Pump Kambuh, Penyebab Fabio Quartararo Terjun Bebas di MotoGP Jerez
- Ketika Franco Morbidelli Lagi-Lagi Selamatkan 'Wajah' Yamaha Meski Pakai Motor Lama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




