Casey Stoner Menderita Kelelahan Kronis, Sulit Kendarai Motor
Anindhya Danartikanya | 4 Desember 2019 09:25
Bola.net - Dua kali juara dunia MotoGP, Casey Stoner, buka-bukaan bahwa belakangan ini dirinya didiagnosa mengalami kelelahan kronis, hingga tak bisa mengendarai motor secara sungguh-sungguh. Hal ini ia sampaikan dalam podcast Rusty's Garage yang dirilis pada Selasa (3/12/2019).
Stoner pensiun dari MotoGP pada akhir 2012, dan menjadi test rider Honda pada 2013-2015, lalu Ducati pada 2016-2018. Stoner, yang juga punya intoleransi laktosa sejak 2009, terakhir kali mengendarai motor secara sungguh-sungguh dalam uji coba Sepang, Malaysia, pada Januari 2018 di atas Desmosedici.
Kepada Rusty's Garage, Stoner mengaku bahwa kondisi fisiknya cukup parah hingga tak bisa menikmati hobinya bermain gokart dan panahan. Pria asal Australia ini mengaku sudah tak lagi bermain gokart dan panahan selama setahun karena tak punya cukup energi.
"Belakangan ini, saya belum lagi melakukan hal-hal yang biasa saya nikmati. Rasanya agak frustrasi. Dengan kelelahan kronis, saya tak bisa tetap bugar dan sehat. Tulang rusuk saya kerap bergeser, dan mereka terkoneksi dengan tulang belakang. Mereka keluar dari tempatnya dan membuat punggung saya sakit," ujarnya.
Sulit Berkendara di Sirkuit
Stoner juga mengaku tak bisa menjalani latihan fisik di gym karena punya masalah pada persendian. "Saya mengalami kebocoran cairan sendi, jadi ini menciptakan tekanan pada sendi dan juga menekan saraf, kemudian ada kejang urat. Saya butuh satu pekan sebelum benar-benar bisa kembali memberinya beban," kisahnya.
Kelelahan kronis juga membuat Stoner kesulitan berkendara di sirkuit. Sejak uji coba Sepang 2018, ia baru kembali berkendara di Willow Springs International Raceway, Amerika Serikat, mengendarai Yamaha YZF-R1 bersama eks rider MotoGP lainnya, Ben Spies, pada Oktober lalu.
"Pertama kalinya saya naik motor sejak Januari tahun lalu, hanyalah beberapa pekan lalu, saat saya di Amerika Serikat untuk ulang tahun saya dan acara Alpinestars. Kami berkendara santai, sama sekali tak ngotot. Tapi itu saja sudah cukup membuat saya kelelahan," ungkapnya.
Jalani Pengobatan Baru
Stoner yang kini berusia 34 tahun, mengaku tengah menjalani pengobatan intensif demi menjaga dirinya tetap bugar dan sehat agar bisa menjalani aktivitas sehari-hari.
"Beberapa bulan terakhir, saya sudah membaik berkat beberapa pengobatan bar, tapi saya sama sekali belum bisa berlatih dan melakukan hal-hal yang saya sukai. Jika tidak, saya bakal berbaring kelelahan selama sepekan, setidaknya 4-5 hari, dan ini bisa menyulitkan istri saya," tutupnya.
Stoner diketahui memiliki intoleransi laktosa usai muntah di dalam helmnya saat finis ketiga di MotoGP Catalunya, Spanyol, pada 2009.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













