Lorenzo: MotoGP Argentina Sungguh Mimpi Buruk
Anindhya Danartikanya | 2 April 2019 10:10
Bola.net - - Jorge Lorenzo lagi-lagi harus menelan pil pahit dengan finis di posisi 12 usai start dari posisi yang sama di MotoGP Argentina pada Minggu (31/3). Masih dirundung cedera tangan dan tulang rusuk, rider Repsol Honda ini sempat nyaman berkendara dalam sesi pemanasan pada pagi hari, namun temperatur yang naik drastis pada siang hari membuatnya kesulitan.
Temperatur yang tinggi bukan satu-satunya masalah Lorenzo. Ia secara tak sengaja justru menekan tombol pembatas kecepatan pit lane saat start. Kesalahan ini membuatnya melaju di posisi terbuncit menuju tikungan pertama. Atas alasan ini, sang lima kali juara dunia harus susah payah memperbaiki posisi.
"Sungguh sulit dipercaya. Di Qatar dengan kopling, dan di sini dengan pit limiter... seolah saya menekannya tanpa sadar. Saya ingat menekan tombol prosedur start, tapi tiba-tiba RPM-nya turun dan saya tak tahu apa yang terjadi. Tampaknya tombol pit start menyala dan motor tak mau meluncur. Semua orang menyalip saya dan saya ada di posisi terakhir lagi seperti di Qatar," ujarnya kepada Crash.net.
Karet Tuas Stang Lepas
Masalah Lorenzo tak berhenti sampai di situ. Saat mulai memperbaiki posisi karet grip pada tuas stang kirinya lepas begitu saja. Permukaan tuas yang licin pun membuatnya semakin kesulitan mengendalikan motor RC213V miliknya.
"Karetnya lepas dan sama sekali tak ada grip di tangan kiri saya. Semua berjalan buruk. Ini balapan yang sangat sulit untuk memperbaiki posisi. Grip ban juga sangat buruk usai Moto2, ditambah cuaca yang sangat panas. Sungguh mimpi buruk," ungkap rider berusia 31 tahun ini.
"Saya beruntung Maverick Vinales dan Franco Morbidelli terjatuh, jadi saya dapat poin. Tapi saya sangat kecewa karena tampaknya saat kondisi saya sudah buruk, masalah makin bertambah. Semoga hal macam ini tak terjadi lagi, hal-hal aneh dan tak menguntungkan ini," lanjutnya.
Dibikin Kesal Abraham
Usai balap, Lorenzo juga mendatangi Dewan Pengawas Balap untuk melaporkan rider Reale Avintia Racing, Karel Abraham, yang ia nilai melakukan tindakan 'tak logis' saat berusaha menyalipnya di Tikungan 7, yakni saat keduanya memperebutkan posisi 20.
"Karel masuk ke jalur dalam tikungan. Ia tahu benar saya ada di sana, karena di tikungan sebelumnya saya ada di depannya. Di depan saya ada Johann Zarco dan satu rider lagi. Saya tak mau menyentuh mereka, jadi saya sedikit melebar. Tapi Karel menyalip saya seolah sedang memperebutkan kemenangan di lap terakhir. Ia sangat agresif dan saya nyaris jatuh. Saya rasa manuvernya tidak logis," tutupnya.
Saat ini, Lorenzo berada di peringkat 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 7 poin. Ia akan kembali turun lintasan di Circuit of The Americas, Austin, Texas, Amerika Serikat pada 12-14 April mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




