Michele Pirro: Ducati Sudah Biasa Melaju 360 km/jam, Bahkan Bisa Capai 400 km/jam
Anindhya Danartikanya | 1 April 2021 16:14
Bola.net - Test rider Ducati Corse, Michele Pirro, tampaknya satu-satunya orang di paddock MotoGP yang tak terkejut menyaksikan Johann Zarco (Pramac Racing) memecahkan rekor kecepatan puncak alias top speed mencapai 362,4 km/jam dalam sesi latihan bebas keempat (FP4) MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Sabtu (27/3/2021).
Zarco berhasil memecahkan rekor top speed Andrea Dovizioso yang membubuhkan 356,7 km/jam bersama Ducati juga dalam FP3 MotoGP Italia 2019 di Sirkuit Mugello. Tak hanya Zarco, Jorge Martin dan Jack Miller juga ikut memecahkan rekor ini, masing-masing dengan kecepatan 358,8 km/jam di sesi Q1 dan 357,5 km/jam di sesi Q2.
Momen ini tentunya bikin heboh jagat dunia balap motor. Namun, Pirro malah merasa biasa saja menyaksikan ini. Ia menyebut kecepatan 360 km/jam sudah biasa ia bubuhkan dalam uji coba tertutup dengan Ducati. Hanya saja, karena uji cobanya bersifat tertutup, maka tak ada data yang dipublikasi dan tentunya tak dicatat sebagai rekor resmi.
Bukan Hanya Karena Tenaga Mesin

"Kecepatan macam ini sudah kerap dicapai dalam beberapa uji coba tertutup. Saya juga pastikan bahwa usai mencapai limit tertentu, yakni di atas 320-330 km/jam, perbedaan sensasi yang Anda rasakan sungguh tak tergambarkan," tutur Pirro lewat La Gazzetta dello Sport, seperti yang dikutip Corsedimoto, Kamis (1/4/2021).
Banyak orang yakin rekor top speed ini didukung mesin Desmosedici yang dikenal sangat bertenaga. Namun, Pirro menyatakan ini juga berkat perangkat lain. "Ini tak semata soal tenaga mesin, karena Ducati memang selalu bertenaga. Yang membantu mencapai limit kecepatan ini justru fungsi menyeluruh paket motor kami, termasuk aerodinamika, elektronik, dan sasis," ujarnya.
Pirro bahkan memprediksi rekor top speed Zarco ini cepat atau lambat bakal pecah lagi, apalagi saat MotoGP kembali ke Sirkuit Mugello, yang trek lurusnya sangat panjang (1141 m) dan tikungan pertamanya juga merupakan tikungan cepat ke kanan. Seperti diketahui pula, di sanalah rekor-rekor top speed MotoGP biasanya pecah.
Punya Taruhan dengan Bos Ducati

Circuit of The Americas di Austin memiliki trek lurus terpanjang (1200 m) di kalender MotoGP, namun rekor top speed jarang tercatat di sana karena tikungan pertamanya tajam ke kiri. "Trek lurus Qatar hanya 1 km lebih sedikit (1068 m) dan tikungan sebelumnya merupakan tikungan lamban. Berarti, pada meter ke-800, Anda mencapai 80 ke 360 km/jam," tutur Pirro.
"Jadi, bayangkan saja jika akselerasinya 500 meter lebih panjang. Jika Anda memberi ruang lebih besar, jika Anda memperpanjang rasionya, dan jika Anda tak perlu cemas soal tikungan, Anda bisa dengan mudah mencapai 400 km/jam," ungkap pembalap Italia ini, yang sudah jadi test rider Ducati sejak 2013.
Pirro pun mengaku punya 'taruhan' unik dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, terkait top speed Desmosedici. "Jika tahun ini kami bisa meraih hasil yang penting, saya sudah minta Gigi untuk menurunkan saya di trek sepanjang 2-3 km, mungkin di sebuah bandara, untuk melihat betapa cepatnya Desmosedici melaju," tutupnya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Video: Maverick Vinales Sukses Menangi MotoGP Qatar 2021
Baca Juga:
Ambisius, Remy Gardner Target 2022 Naik ke MotoGP Bareng KTM
Pol Espargaro: Bela Repsol Honda Tekanannya Besar, Apalagi Tak Ada Marc Marquez
Enea Bastianini: Kalau Saya Cepat Terus, Ducati Bakal Beri 'Upgrade'
Berpotensi Mundur Lagi, Tim Satelit Suzuki Terkendala Dana dan Kru
Suzuki Tetap Kompetitif di MotoGP: Ditinggal Davide Brivio? Oke-oke Aja Tuh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















