Bek Andalan Argentina Ini Terancam Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Editor Bolanet | 10 September 2025 14:43
Bola.net - Kabar buruk datang bagi Timnas Argentina jelang persiapan mereka mempertahankan gelar juara dunia. Ancaman Nicolas Otamendi absen di Piala Dunia 2026 kini menjadi sebuah kemungkinan yang nyata.
Bek veteran tersebut harus diusir wasit saat laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Ia mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran profesional yang dilakukannya.
Akibatnya, hukuman skorsing Otamendi berpotensi terbawa hingga ke laga pembuka turnamen. Ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Lionel Scaloni.
Lantas, bagaimana bunyi aturan FIFA yang menjeratnya dan adakah harapan baginya untuk tetap tampil? Simak ulasan mendalamnya di bawah ini, Bolaneters.
Petaka Kartu Merah di Laga Terakhir
Argentina melakoni laga tandang ke Guayaquil untuk menghadapi Ekuador. Pertandingan ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian Kualifikasi zona CONMEBOL.
Petaka bagi La Albiceleste datang pada menit ke-31 babak pertama. Otamendi terpaksa menjatuhkan Enner Valencia yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Melihat pelanggaran tersebut, wasit Wilmar Roldan tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah. Akibatnya, Argentina harus melanjutkan perjuangan dengan sepuluh orang pemain saja.
Dalam laga ini, Lionel Messi memang sengaja diistirahatkan dan ban kapten dipercayakan kepada Otamendi. Setelah diusir, ban kapten sempat beralih ke Rodrigo De Paul sebelum akhirnya dikenakan oleh Emi Martinez.
Aturan FIFA yang Menjerat
Kartu merah yang diterima Otamendi langsung memunculkan pertanyaan besar terkait status hukumannya. Pasalnya, ini adalah pertandingan resmi terakhir Argentina sebelum putaran final Piala Dunia 2026.
Berdasarkan regulasi FIFA, hukuman kartu merah di laga resmi akan terbawa ke laga resmi berikutnya. Perlu dicatat, pertandingan persahabatan tidak dihitung untuk menjalani skorsing tersebut.
Menurut Pasal 69 Kode Disiplin FIFA mengenai "Membawa hukuman skorsing pertandingan": "Skorsing pertandingan yang dijatuhkan sehubungan dengan pengusiran yang dikeluarkan terhadap seorang pemain di luar sebuah kompetisi... dibawa ke pertandingan resmi tim perwakilan berikutnya."
Aturan ini secara jelas menyatakan bahwa Otamendi harus menjalani hukumannya di laga resmi selanjutnya. Itu berarti ia tidak akan tersedia untuk pertandingan pertama babak grup Piala Dunia 2026.
Finalissima, Satu-satunya Harapan Terakhir
Di tengah ancaman skorsing yang menjerat, masih ada satu harapan tipis bagi Otamendi. Sebuah pertandingan potensial bisa menjadi penyelamatnya dari hukuman tersebut.
Laga tersebut adalah Finalissima, yang rencananya akan mempertemukan Argentina dengan Spanyol. Namun, hingga kini jadwal dan lokasi pertandingan tersebut masih belum menemui kepastian.
Jika laga Finalissima berhasil digelar sebelum Piala Dunia, misalnya pada Maret 2026, laga itu akan dihitung sebagai laga resmi. Dengan begitu, Otamendi bisa menjalani skorsingnya di pertandingan tersebut.
Skenario ini akan membuatnya harus absen saat melawan Spanyol. Namun, ia akan bersih dari hukuman dan siap untuk tampil di laga pembuka Piala Dunia pada 11 Juni 2026.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
LATEST UPDATE
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



