Donald Trump Kritik Mahalnya Harga Tiket Piala Dunia 2026: Saya Juga Ogah Membelinya!

Ari Prayoga | 8 Mei 2026 10:58
Donald Trump Kritik Mahalnya Harga Tiket Piala Dunia 2026: Saya Juga Ogah Membelinya!
Trofi Piala Dunia 2026 dipajang di kantor FIFA di Zurich, Swiss pada 13 Desember 2024 lalu. (c) Til Buergy/Keystone via AP, File

Bola.net - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik tajam terhadap mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026. Pernyataan itu muncul setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela kebijakan harga yang dianggap sangat tinggi oleh banyak penggemar sepak bola.

Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai bulan depan. Dalam beberapa bulan terakhir, FIFA disebut berupaya menjaga hubungan baik dengan Gedung Putih demi kelancaran turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Advertisement

Namun, situasi mulai memanas setelah muncul polemik terkait keikutsertaan Iran yang dijadwalkan bermain di Los Angeles dan Seattle, di tengah ketegangan politik dan operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat serta Israel terhadap rezim Iran.

1 dari 4 halaman

Kritik Donald Trump

Di tengah isu tersebut, Trump justru menyoroti persoalan lain yang tak kalah sensitif, yakni harga tiket pertandingan yang dinilai terlalu mahal bagi masyarakat biasa.

Dalam wawancara telepon dengan New York Post, Trump mengaku terkejut ketika mengetahui nominal harga tiket yang harus dibayar suporter untuk menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia.

“Saya tidak tahu angkanya sebesar itu,” ujar Trump.

Ia bahkan secara terbuka mengatakan dirinya pun enggan membayar tiket dengan harga fantastis tersebut.

“Saya tentu ingin datang, tetapi sejujurnya saya juga tidak akan membayarnya,” lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Suporter Amerika Serikat Tak Mampu Beli

Trump kemudian menyinggung para pendukungnya yang berasal dari kalangan pekerja dan masyarakat umum di wilayah seperti Queens dan Brooklyn.

“Jika orang-orang dari Queens dan Brooklyn, orang-orang yang mencintai Donald Trump, tidak bisa datang, saya akan kecewa,” katanya.

Meski demikian, Trump tetap mengakui bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2026 merupakan kesuksesan besar bagi Amerika Serikat sebagai tuan rumah.

“Ini tetap sebuah kesuksesan luar biasa. Saya hanya ingin para pemilih saya juga bisa ikut menikmati dan datang menonton,” tambahnya.

3 dari 4 halaman

Pembelaan Gianni Infantino

Pembelaan Gianni Infantino

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato di hadapan para delegasi dalam Kongres CONMEBOL di Quito, Ekuador, pada Kamis, 23 April 2026. (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Pernyataan Trump itu muncul tak lama setelah Infantino memberikan pembelaan terkait tingginya harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026.

Dalam sebuah forum di Los Angeles, pria asal Swiss tersebut menyebut harga tiket saat ini merupakan cerminan dari pasar hiburan Amerika Serikat yang disebut paling maju di dunia.

Infantino bahkan menanggapi fenomena tiket final yang dijual hingga mencapai 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34 miliar di pasar tertentu.

“Kalau ada orang membeli tiket final seharga 2 juta dolar, saya sendiri akan membawakan hot dog dan Coca-Cola untuk memastikan dia mendapat pengalaman terbaik,” ujar Infantino sambil bercanda.

Menurutnya, FIFA harus mengikuti mekanisme pasar yang berlaku di Amerika Serikat, termasuk budaya penjualan ulang tiket yang sudah lazim terjadi.

Ia menjelaskan, apabila tiket dijual terlalu murah, maka para pembeli akan kembali menjualnya dengan harga jauh lebih tinggi di pasar sekunder.

“Faktanya, meskipun banyak orang bilang harga tiket kami mahal, tiket-tiket itu tetap dijual kembali dengan harga dua kali lipat lebih tinggi,” kata Infantino.

4 dari 4 halaman

Masih Ada Tiket Murah

FIFA juga mengklaim masih menyediakan tiket yang lebih terjangkau untuk fase grup. Infantino menyebut sekitar 25 persen tiket pertandingan fase grup dijual di bawah 300 dolar AS atau sekitar Rp5,2 juta.

Namun, nominal tersebut tetap dianggap tinggi oleh banyak penggemar sepak bola, terutama bagi suporter internasional yang harus menanggung biaya perjalanan dan akomodasi selama turnamen berlangsung.

Bahkan, laporan media Inggris menyebut suporter Timnas Inggris bisa mengeluarkan biaya minimal lebih dari 5.000 poundsterling apabila The Three Lions berhasil melaju hingga partai final Piala Dunia 2026.

Sumber: The New York Post

LATEST UPDATE