Dilema Barcelona: Terlalu Sering Juara, Satu Trofi Terasa Biasa Saja
Richard Andreas | 28 Mei 2019 08:30
Bola.net - - Bek kiri Barcelona, Jordi Alba mengklaim bahwa Blaugrana terlalu membiasakan fans mereka dengan belasan gelar yang mereka raih dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya, ketika Barca gagal meraih banyak gelar, mereka langsung dicap gagal.
Hal tersebut terjadi di musim 2018/19 ini. Barca sukses menjuarai La Liga, kompetisi yang paling sulit. Namun, mereka kembali gagal di Liga Champions, dan ditutup dengan kekalahan mengejutkan di final Copa del Rey.
Satu trofi mayor seharusnya sudah cukup bagus, tetapi tidak untuk Barcelona. Trofi La Liga tersebut terasa hambar. Barca seakan-akan gagal menjuarai apa pun musim ini. Fans mereka murka, para pemain tertekan.
Alba menilai perlakuan tersebut sangat tidak adil. Dia meminta torehan Barca lebih dihargai lagi. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Nyaris Treble
Standar Barca sudah berubah terlalu tinggi. Kini, Barca seakan-akan harus meraih treble winner di setiap musim untuk layak disebut sukses. Mereka nyaris melakukannya musim ini, hanya gagal di semifinal Liga Champions dan final Copa del Rey.
"Ini merupakan momen yang sangat sulit untuk seluruh tim sebab kami sangat nyaris meraih treble, tetapi pada akhirnya kami gagal mendapatkannya," tutur Alba dikutip dari Marca.
"Entah baik atau buruk, kami telah membiasakan orang-orang dengan meraih begitu banyak gelar, dan sebenarnya sangat sulit untuk jadi juara."
Harus Lebih Dihargai
Musim Barca dinodai oleh dua kekalahan: dihajar Liverpool di Anfield, dan takluk dari Valencia di final Copa del Rey. Alba yakin selain dua pertandingan itu, sebenarnya Barca menjalani musim yang cukup baik dengan konsistensi yang berhadiah trofi La Liga.
"Kita seharusnya lebih menghargai liga yang telah kami menangkan, tampaknya jika anda hanya meraih satu gelar ini, musim sudah tidak dianggap."
"Abaikan dua pertandingan ini [Anfield dan final Copa del Rey], dan musim ini bakal jadi musim terbaik dalam karier saya, tetapi seperti manusia lain, saya juga membuat kesalahan, dan saya tidak perlu malu untuk itu," lanjutnya.
Bagaimanapun, gelar La Liga Barcelona musim ini terasa berbeda. Mereka bakal merayakannya dengan perasaan tak puas.
Baca Juga:
- Andai Valverde Pergi, Barcelona Inginkan Roberto Martinez Jadi Pengganti
- Pique: Kalau Bukan karena Liverpool, Barcelona Pasti Bisa Treble!
- Tinggalkan Juventus, Allegri Nantikan Pinangan Barcelona
- Eden Hazard Diklaim Sudah Selevel dengan Lionel Messi
- Matthijs De Ligt Pertimbangkan Serius Gabung Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20












