Coach RD Ungkap Alasan Inkonsistensi Penampilan Timnas U-23
Editor Bolanet | 19 Desember 2013 22:29
- Pelatih Rahmad Darmawan akhirnya buka suara terkait performa timnas Indonesia U-23 yang sempat terseok-seok. Menurut pelatih yang akrab disapa Coach RD tersebut, kurangnya persiapan yang ia miliki menjadi penyebab inkonsistensi dalam permainan Garuda Muda.
"Yang pertama, tentu wajar jika proses tim ini telat mencapai peak performance-nya. Penyebabnya, karena persiapan yang kurang. Kita hanya dua bulan. Sedangkan Thailand, persiapannya selama 11 bulan. Kemudian Malaysia, mengikuti M-League dan Singapura tampil di S-League," kata pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
"Selain itu, proses untuk beradaptasi dengan filosofi sepak bola yang kita inginkan, berjalan sambil membangun fisik pemain. Karena itu, dalam perjalanannya pasti terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Misalnya saja, uji coba lawan tim-tim yang tidak ada nama, tapi kita harus kalah," sambung sosok kelahiran Metro Lampung, 28 November 1966 tersebut.
Dilanjutkan RD- panggilan Rahmad Darmawan- masyarakat tidak boleh terburu-buru memberikan penilaian negatif. Sebab, diminta menghargai proses yang terus berjalan.
"Saya sering katakan, mari sama-sama menunggu proses terjadi. Walaupun jujur, saya akui seharusnya kita bermain lebih baik di awal pertandingan SEA Games. Karena masalah yang ada di tim ini, bukan terletak pada skill, taktik dan teknik bermain anak-anak. Melainkan, terdapat faktor psikis yang menimbulkan para pemain menjadi ragu dalam mengambil keputusan, takut untuk berbuat salah, dan akhirnya semakin salah," imbuh mantan pelatih klub Persikota Tangerang, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Arema tersebut.
"Tetapi secara umum, para pemain mengalami progres dan berjalan sesuai harapan saya. Termasuk, untuk tampil di laga final nantinya. Atmosfer pertandingan seperti ini, diharapkan semakin membaik," pungkas pelatih yang memberikan medali perak bagi Indonesia di ajang SEA Games 2011 tersebut.[initial]
(esa/dzi)
"Yang pertama, tentu wajar jika proses tim ini telat mencapai peak performance-nya. Penyebabnya, karena persiapan yang kurang. Kita hanya dua bulan. Sedangkan Thailand, persiapannya selama 11 bulan. Kemudian Malaysia, mengikuti M-League dan Singapura tampil di S-League," kata pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
"Selain itu, proses untuk beradaptasi dengan filosofi sepak bola yang kita inginkan, berjalan sambil membangun fisik pemain. Karena itu, dalam perjalanannya pasti terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Misalnya saja, uji coba lawan tim-tim yang tidak ada nama, tapi kita harus kalah," sambung sosok kelahiran Metro Lampung, 28 November 1966 tersebut.
Dilanjutkan RD- panggilan Rahmad Darmawan- masyarakat tidak boleh terburu-buru memberikan penilaian negatif. Sebab, diminta menghargai proses yang terus berjalan.
"Saya sering katakan, mari sama-sama menunggu proses terjadi. Walaupun jujur, saya akui seharusnya kita bermain lebih baik di awal pertandingan SEA Games. Karena masalah yang ada di tim ini, bukan terletak pada skill, taktik dan teknik bermain anak-anak. Melainkan, terdapat faktor psikis yang menimbulkan para pemain menjadi ragu dalam mengambil keputusan, takut untuk berbuat salah, dan akhirnya semakin salah," imbuh mantan pelatih klub Persikota Tangerang, Persipura Jayapura, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Arema tersebut.
"Tetapi secara umum, para pemain mengalami progres dan berjalan sesuai harapan saya. Termasuk, untuk tampil di laga final nantinya. Atmosfer pertandingan seperti ini, diharapkan semakin membaik," pungkas pelatih yang memberikan medali perak bagi Indonesia di ajang SEA Games 2011 tersebut.[initial]
Mari Dukung Perjuangan Garuda Muda!
Kurnia Meiga: Tim Malaysia Dua Tahun Lalu Lebih Kuat
Rahmad Darmawan Beberkan Resep Sukses di Adu Penalti
Rahmad Darmawan Minta Para Pemain Istirahat Dengan Baik
Bungkam Malaysia, Coach RD: Kami Lebih Kuat dan Lebih Beruntung
Timnas Indonesia U-23 Dipuji Tampil Melebihi Ekspektasi
Tembus Final SEA Games, Jagad Twitter Ramai Hashtag #RebutEmas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














