Terungkap! Alasan Ilmiah di Balik Ritual Kumur-Kumur dan Menyemburkan Air Cristiano Ronaldo yang Bikin Banyak Orang Penasaran

Bola.net - Cristiano Ronaldo selalu menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena ketajamannya mencetak gol, tetapi juga kebiasaan-kebiasaan kecil yang ia lakukan di lapangan.
Salah satu yang paling sering terlihat adalah ritual kumur-kumur dan menyemburkan air, sesuatu yang tampak sederhana tetapi menyimpan cerita besar di baliknya. Banyak yang semula mengira itu sekadar kebiasaan atau gaya, padahal ada alasan ilmiah yang cukup mengejutkan.
Pada usia 40 tahun, Ronaldo masih tampil kompetitif. Kariernya yang membentang panjang, dari Sporting Lisbon, Manchester United dalam dua periode, Real Madrid, Juventus, hingga kini Al Nassr, tidak lepas dari standar profesionalisme yang ia jaga dengan disiplin ekstrem.
Setiap detail, termasuk cara ia 'minum' di tengah pertandingan, rupanya dirancang untuk menjaga performa tetap optimal.
Kini terungkap, aksi kumur-kumur Ronaldo sesungguhnya berkaitan langsung dengan strategi fisik elite. Alih-alih meneguk air, ia justru memakai larutan khusus untuk mempengaruhi respons tubuhnya selama laga.
Ritual Kumur Ronaldo yang Ternyata Bukan Sekadar Gaya

Banyak pemain, termasuk Ronaldo, terlihat tidak benar-benar minum saat pertandingan berlangsung. Mereka hanya membasahi mulut, kemudian menyemburkan air itu. Hal yang tampak aneh bagi sebagian orang tersebut sebenarnya punya fungsi ilmiah.
Menurut penjelasan yang beredar luas dari pakar performa atlet, termasuk akun 45performancepro, kebiasaan itu berhubungan dengan 'carbohydrate mouth rinse' atau obat kumur karbohidrat.
"Mereka menggunakan obat kumur karbohidrat: obat kumur dengan karbohidrat yang mengaktifkan reseptor di mulut dan 'menipu' otak, mengurangi rasa lelah dan memberikan rasa berenergi, tanpa perlu menelan," tulisnya.
Artinya, Ronaldo memanfaatkan stimulus saraf mulut agar otaknya merespons seperti sedang mendapat suplai energi, meski tak ada cairan yang masuk ke lambung. Cara ini dapat meningkatkan performa tanpa mengganggu perut selama aktivitas intens.
Alasan Ilmiah: Mengurangi Risiko Ketidaknyamanan dan Maksimalkan Energi

Selama pertandingan berintensitas tinggi, minum terlalu banyak dapat menyebabkan rasa penuh di perut, mual, hingga mengganggu ritme permainan. Itulah sebabnya beberapa atlet level tertinggi memilih strategi alternatif untuk tetap merasa bertenaga.
"Mengapa? Minum saat olahraga intens dapat menyebabkan perut tidak nyaman. Oleh karena itu, hidrasi berat terjadi sebelum pertandingan dan saat istirahat, bukan di tengah-tengah pertandingan," tulis 45performancepro.
Dengan kata lain, Ronaldo dan para pemain elite melakukan hidrasi penuh sebelum laga dan saat jeda. Ritual Ronaldo yang tampak sederhana itu kini punya konteks baru: bukti betapa detailnya ia merawat performanya.
Sumber: SportBible
Baca Ini Juga:
- Polemik Penghapusan Sanksi Ronaldo: FIFA Terancam Digugat Menjelang Piala Dunia
- FIFA Terancam Digugat Soal Penghapusan Sanksi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
- Tanpa Cristiano Ronaldo, Al Nassr Menang 4-0 Lawan FC Istiklol dan Lolos 16 Besar AFC Champions League Two
- Ronaldo Bebas Hukuman di Piala Dunia 2026 Usai Kartu Merah Lawan Irlandia
- Cristiano Ronaldo Cetak Gol Salto Spektakuler di Usia 40 Tahun, Memang Layak Disebut GOAT!
- Hasil Al-Nassr vs Al Khaleej: Cristiano Ronaldo Sempurnakan Kemenangan dengan Gol Akrobatik Memukau
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 15 Januari 2026 12:52Laris Manis! 3 Klub Top Italia Berminat Angkut Harry Maguire
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 15 Januari 2026 21:54 -
Liga Spanyol 15 Januari 2026 21:52 -
Liga Italia 15 Januari 2026 21:23 -
Liga Inggris 15 Januari 2026 21:18 -
Liga Inggris 15 Januari 2026 21:14 -
Bola Indonesia 15 Januari 2026 21:03
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 15 Januari 2026 11:19 -
bolatainment 14 Januari 2026 11:31 -
bolatainment 8 Januari 2026 19:55 -
bolatainment 8 Januari 2026 02:55 -
bolatainment 1 Januari 2026 19:03 -
bolatainment 31 Desember 2025 23:30
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474567/original/045852200_1768486517-1000651852.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474537/original/056082100_1768484276-PHOTO-2026-01-15-14-38-24.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474561/original/035946000_1768485082-IMG_6630.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474506/original/057058400_1768480771-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_19.36.12.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4989902/original/056698400_1730703092-3282768f-65a3-45c6-8d68-08e86fa380b1__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472059/original/075252200_1768308782-Tangkapan_layar__Guru_SD_di_Lampung_Marah_Gara-Gara_Menu_MBG_Basi_Diduga_Bikin_Siswa_Keracunan.jpg)
