FOLLOW US:


Mbappe Disebut tak Punya Tempat Lagi di PSG, Kenapa Begitu?

15-01-2021 22:43

 | Dimas Ardi Prasetya

Mbappe Disebut tak Punya Tempat Lagi di PSG, Kenapa Begitu?
Penyerang PSG, Kylian Mbappe. © AP Photo

Bola.net - Eks penyerang timnas Prancis Jean-Michel Larque mengklaim Kylian Mbappe kini tak punya tempat lagi di PSG karena kebiasaan buruknya pamer skill ketimbang memainkan sepak bola yang produktif.

Mbappe adalah salah satu pilar penting lini serang PSG. Ia bahu membahu bersama Neymar dan siapa pun di pos nomor 9 untuk membawa Les Parisiens meraih kemenangan.

Mbappe sendiri dikenal sebagai pemain yang sulit dihentikan lawan. Sebab ia begitu lincah dan dibekali skill olah bola yang sangat ciamik.

Namun ternyata performanya belakangan ini membuat kesal Larque. Eks pelatih PSG itu tak suka melihat pemain 22 tahun tersebut gemar pamer skill saat berlaga.

1 dari 2

Kecaman Larque pada Mbappe

Jean-Michel Larque mengatakan Kylian Mbappe sekarang harus segera mengubah gaya mainnya jika ingin terus bermain di PSG. Ia menegaskan Mbappe harus berhenti pamer skill saat berhadapan dengan pemain lawan.

"Kylian Mbappe tidak memiliki tempat di Paris Saint-Germain sekarang. Saya tidak akan mengebor tengkoraknya dan mencari tahu apa yang ada di dalam sana, tapi ia memperumit masalah," kata Larque pada acara Top of the Foot RMC Sport.

"Ia memperumit semua yang ia lakukan. Mengapa melakukan rabona? Mengapa ia melakukan dua belas [trik] stepover jika ia hanya diam di tempat yang sama?" kritiknya.

“Bocah itu membutuhkan detoksifikasi, obat untuk sepak bolanya yang benar-benar tercemar oleh gerakan yang tidak perlu. Apa yang menjadi kekuatannya adalah kecepatannya, tapi kita tidak melihatnya lagi," cetusnya.

2 dari 2

Pochettino Bisa Sembuhkan Mbappe

Sekarang ini PSG ditangani oleh pelatih baru yakni Mauricio Pochettino. Ia masuk menggantikan Thomas Tuchel.

Menurut Jean-Michel Larque, Pochettino bisa jadi sosok yang tepat guna menyembuhkan masalah Mbappe itu.

"Saya akan melihat apakah Pochettino memiliki keberanian lebih dari Tuchel, atau lebih menguasai Mbappe. Saya tidak tahu rahasia kecil Camp des Loges, saya tidak tahu apakah Tuchel yang memerintah Mbappe atau sebaliknya," cetusnya.

“Ia harus menjernihkan pikirannya dan menonton beberapa video di mana ia bermain satu-dua atau turun jauh untuk merebut bola. Hari ini ia menginginkan bola di kakinya sehingga ia bisa mengejek lawannya."

"Jelas dengan ledakan kecepatannya ia bisa melewati lawan, tapi ia akan kehilangan bola di belakang. Saya tidak memiliki statistik, tapi melawan OM [Marseille] ia sering kehilangan bola," tandasnya.

Kontrak Kylian Mbappe di PSG kini tersisa 18 bulan saja. Ia santer disebut bakal pindah ke salah satu dari Liverpool atau Real Madrid pada musim panas 2021 mendatang.

(RMC Sport)