FOLLOW US:


Dilema Barcelona: Terlalu Sering Juara, Satu Trofi Terasa Biasa Saja

28-05-2019 08:30

 | Jordi Alba

Dilema Barcelona: Terlalu Sering Juara, Satu Trofi Terasa Biasa Saja
Skuat Barca merayakan gelar juara La Liga 2018/19. © AP Photo

Bola.net - Bek kiri Barcelona, Jordi Alba mengklaim bahwa Blaugrana terlalu membiasakan fans mereka dengan belasan gelar yang mereka raih dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya, ketika Barca gagal meraih banyak gelar, mereka langsung dicap gagal.

Hal tersebut terjadi di musim 2018/19 ini. Barca sukses menjuarai La Liga, kompetisi yang paling sulit. Namun, mereka kembali gagal di Liga Champions, dan ditutup dengan kekalahan mengejutkan di final Copa del Rey.

Satu trofi mayor seharusnya sudah cukup bagus, tetapi tidak untuk Barcelona. Trofi La Liga tersebut terasa hambar. Barca seakan-akan gagal menjuarai apa pun musim ini. Fans mereka murka, para pemain tertekan.

Alba menilai perlakuan tersebut sangat tidak adil. Dia meminta torehan Barca lebih dihargai lagi. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Nyaris Treble

Standar Barca sudah berubah terlalu tinggi. Kini, Barca seakan-akan harus meraih treble winner di setiap musim untuk layak disebut sukses. Mereka nyaris melakukannya musim ini, hanya gagal di semifinal Liga Champions dan final Copa del Rey.

"Ini merupakan momen yang sangat sulit untuk seluruh tim sebab kami sangat nyaris meraih treble, tetapi pada akhirnya kami gagal mendapatkannya," tutur Alba dikutip dari Marca.

"Entah baik atau buruk, kami telah membiasakan orang-orang dengan meraih begitu banyak gelar, dan sebenarnya sangat sulit untuk jadi juara."

2 dari 2

Harus Lebih Dihargai

Musim Barca dinodai oleh dua kekalahan: dihajar Liverpool di Anfield, dan takluk dari Valencia di final Copa del Rey. Alba yakin selain dua pertandingan itu, sebenarnya Barca menjalani musim yang cukup baik dengan konsistensi yang berhadiah trofi La Liga.

"Kita seharusnya lebih menghargai liga yang telah kami menangkan, tampaknya jika anda hanya meraih satu gelar ini, musim sudah tidak dianggap."

"Abaikan dua pertandingan ini [Anfield dan final Copa del Rey], dan musim ini bakal jadi musim terbaik dalam karier saya, tetapi seperti manusia lain, saya juga membuat kesalahan, dan saya tidak perlu malu untuk itu," lanjutnya.

Bagaimanapun, gelar La Liga Barcelona musim ini terasa berbeda. Mereka bakal merayakannya dengan perasaan tak puas.