FOLLOW US:


Indra Sjafri Beri Perlakuan Khusus untuk Pemain Liga 1

19-07-2018 18:25
Indra Sjafri Beri Perlakuan Khusus untuk Pemain Liga 1
Timnas Indonesia U-19 © Mustopa El Abdy
Bola.net - Para pemain timnas Indonesia U-19 yang merumput di Liga 1 maupun Liga 2 mendapatkan perlakuan khusus dari pelatih Indra Sjafri jelang perhelatan Piala Asia U-19 2018. Mereka tidak akan digembleng dalam pemusatan latihan (TC) jangka panjang.

Indra ingin para pemainnya yang telah memiliki klub untuk menimba pengalaman di kompetisi. Sementara bagi para pemain yang masih berkutat di sekolah sepak bola (SSB) maupun sekolah olah raga lainnya, Indra bakal menerapkan program TC khusus.

Meski begitu, Indra tetap mewajibkan seluruh pemainnya, termasuk yang bermain di Liga 1 dan Liga 2, untuk bergabung minimal enam pekan sebelum Piala Asia digelar. Turnamen dua tahunan itu sendiri bakal dihelat di Indonesia pada 18 Oktober hingga 4 November mendatang.

"Jadi saya kemarin minta ke PSSI secara teknis itu enam minggu sebelum turnamen harus ada TC. Tetapi karena tidak semua pemain yang di usia 19 tahun main di tim intinya Liga 1 atau Liga 2, maka saya akan membuat satu TC di luar pemain-pemain yang reguler, karena saya setuju pemain harus dimatangkan lewat kompetisi," ujar Indra, Kamis (19/7).

"Kalau dia terjamin memang main di kompetisi, saya akan biarkan dia bermain di kompetisi. Nanti enam minggu sebelum kualifikasi Piala Asia akan dilakukan, mereka akan bergabung," tambahnya.

Tercatat, ada dua pemain timnas U-19 yang merupakan pilar inti di timnya masing-masing. Keduanya adalah Nurhidayat Haji Haris (Bhayangkara FC) dan Firza Andika (PSMS Medan).

Adapun, nama-nama seperti Syahrian Abimanyu, Samuel Christianson (Sriwijaya FC), Hanis Shagara, Feby Eka Putra (Bali United), Muhammad Riyandi (Barito Putera), Muhammad Lutfi Kamal, Muhammad Rafli (Mitra Kukar), Rifad Marasabessy (Madura United), dan Aqil Savik (Persib Bandung) belum banyak mendapatkan kesempatan bertanding bersama klubnya.

Sementara itu terkait kapan bakal menggelar TC, Indra masih belum tahu. Juru racik berusia 55 tahun ini akan berkomunikasi dengan PSSI lebih dulu. "Saya harus lapor PSSI dulu, baru saya share nanti," tutup Indra.

(fit/asa)