Tunku Ismail Idris Pertanyakan FIFA: Sudah Setuju Sebelumnya, Kenapa Keputusan Berubah Sekarang? Apakah Ada Pihak Luar?

Bola.net - Pemilik Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris, angkat suara terkait sanksi FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ia mempertanyakan alasan perubahan keputusan yang dinilai tiba-tiba.
FIFA menjatuhkan hukuman kepada FAM terkait penggunaan pemain warisan yang dianggap tidak sesuai regulasi. Ada tujuh pemain yang dinyatakan tidak sah membela Malaysia.
Tunku Ismail menyatakan bahwa FAM sudah menjalani prosedur bersama FIFA dan pemerintah Malaysia. Namun, keputusan berbeda justru muncul belakangan.
"FAM sudah ikut proses dan bekerja sama dengan FIFA serta Pemerintah Malaysia. FIFA pun sudah menyetujui sebelumnya, tetapi mengapa keputusan berubah sekarang?" ujar Tunku Ismail Idris.
"Apa yang sebenarnya terjadi sampai tiba-tiba ada keputusan seperti ini? Apakah ada pihak luar yang terlibat memengaruhi keputusan FIFA?" katanya menambahkan.
Pemalsuan dan Manipulasi Dokumen
Seperti diketahui, FIFA menghukum Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasinya. Alasannya pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) yang berkaitan dengan pemalsuan dan manipulasi dokumen.
Ketujuh pemain itu yaitu Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
"Satu lagi pertanyaan, hukuman telah dijatuhkan tanpa memberikan alasan-alasan dari keputusan tersebut," ucap Tunku Ismail Idris.
"Selain itu, FIFA juga begitu cepat mengeluarkan keputusan itu ke ranah publik meskipun proses banding belum selesai. Siapa yang berada di New York? Saya berharap FAM akan segera mengajukan banding," lanjutnya.
Jenis Sanksi
FAM sebelumnya sudah mendapat pengesahan dari Jabatan Pendaftaran Negara (JPN). Dokumen resmi tersebut menegaskan status kewarganegaraan para pemain.
"Ini adalah surat pengesahan dari Jabatan Pendaftaran Negara. Tidak mungkin kita takut dan tunduk kepada individu-individu yang khawatir dengan kebangkitan Harimau Malaya. Lawan tetap lawan. Berani karena benar," imbuh Tunku Ismail.
FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss (Rp7,3 miliar) kepada FAM. Mereka juga memberikan sanksi larangan bermain selama satu tahun dan denda 2000 franc Swiss (Rp41 juta) untuk tujuh pemain naturalisasi itu.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Kronologi Sanksi FIFA untuk Malaysia: Skandal Naturalisasi Ilegal hingga Pengakuan Soal Buyut
- Media Vietnam Soroti Hukuman FIFA untuk Timnas Malaysia terkait Skandal Pemain Naturalisasi
- Presiden FAM Ungkap FIFA Sudah Setujui Naturalisasi 7 Pemain Malaysia, Kenapa Sekarang Jadi Begini?
- Skandal Bola Malaysia: FAM Siap Ajukan Banding Terkait Sanksi FIFA
- Pesta Gol Berubah jadi Aib Nasional: Kemenangan 4-0 Malaysia Atas Vietnam Terancam Dibatalkan?
- Badai Belum Usai! Setelah FIFA, Kini Giliran AFC Isyaratkan Hukuman Tambahan untuk Malaysia
- Begini Reaksi Malaysia Usai Skandal Pemalsuan Dibongkar FIFA: Petinggi FAM Menghindar, Fans Minta Tanggung Jawab
- Ikut Malu, Media Malaysia Ramai-ramai 'Hajar' FAM Usai Skandal Memalukan Dibongkar FIFA
- Rincian Lengkap Sanksi FIFA untuk Timnas Malaysia: Selain Denda, Apa Saja?
- Skandal Pemalsuan Dokumen, FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke FAM dan 7 Pemain Timnas Malaysia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Maret 2026 19:15Liverpool vs Manchester United: Duel Panas Rebut Gelandang Juventus
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Maret 2026 20:59 -
Tim Nasional 5 Maret 2026 20:49 -
Tim Nasional 5 Maret 2026 20:39 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 20:34 -
Bola Indonesia 5 Maret 2026 20:28 -
Tim Nasional 5 Maret 2026 20:22
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 5 Maret 2026 20:49 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:39 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:22 -
tim nasional 4 Maret 2026 15:20 -
tim nasional 4 Maret 2026 09:32 -
tim nasional 3 Maret 2026 22:29
MOST VIEWED
- AFC Umumkan Agenda Resmi Piala Asia 2027: Digelar di 3 Kota dan 8 Stadion, Terapkan Team Base Camp, Target Timnas Indonesia Perempat Final
- Aksi Bintang Timnas Indonesia di Eropa Tadi Malam: Maarten Paes Kokoh di Belanda, Jay Idzes Jaga Tren Menang di Italia
- Inilah 16 Pemain Sementara Timnas Indonesia U-20 untuk Proyeksi Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511855/original/016727200_1771918937-mbg9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522141/original/084455300_1772718923-b4a6d682-f95e-4f00-835f-bbf51f97f6dc.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522129/original/020368400_1772718484-1001361751.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522117/original/010100200_1772718040-Theresia_Jawa_Welan__orang_tua_dari_korban_kekerasan_seksual_di_NTT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522115/original/071617300_1772717773-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_20.29.36.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522112/original/035016800_1772716752-Keluarga_pelaku_pencurian_sekaligus_korban_penganiayaan_di_Cianjur__2_.jpg)
