Presiden UEFA Pun akui kalau VAR Berantakan
Yaumil Azis | 5 Desember 2019 10:14
Bola.net - Video Assistant Referee (VAR) mengundang polemik dari berbagai kalangan penikmat sepak bola di seluruh dunia. Bahkan presiden UEFA, Aleksander Ceferin, juga tidak senang dengan keberadaan teknologi itu.
VAR mulai digunakan di banyak kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Tujuan kehadiran teknologi itu sendiri adalah untuk membantu wasit dalam membuat keputusan yang krusial dalam satu pertandingan.
Namun tidak jarang VAR mengundang kritikan dari banyak kalangan. Umumnya, publik merasa VAR membuat suatu pertandingan kehilangan keseruannya karena wasit harus melihat tayangan ulang satu kejadian.
Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, adalah sosok yang cukup sering mengkritisi teknologi tersebut pada musim ini. Termasuk saat the Citizens kalah atas Liverpool di ajang Premier League.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
VAR Kacau
Kendati demikian, tidak sedikit yang merasa kehadiran VAR adalah sebuah revolusi dalam sepak bola. Namun apapun itu, Ceferin bukanlah penggemar teknologi tersebut.
"[VAR] berantakan. Saya tak berpikir bahwa toleransi satu atau dua sentimeter untuk offside, sebagai contohnya, itu cukup," ujar Ceferin kepada the Mirror.
"Kami akan membuat pengajuan perubahan kepada IFAB. Dan juga untuk wasit-wasit kami," lanjut pria berumur 52 tahun tersebut.
Memberikan Tekanan Tambahan
Ceferin melanjutkan, bahwasanya VAR telah memberikan tekanan tambahan kepada wasit. Dan sudah melenceng dari fungsi sebelumnya yang pernah diungkapkan oleh mantan wasit Italia, Roberto Rosetti.
"Kami tidak memiliki banyak intervensi dalam kompetisi UEFA karena petugas kepala wasit kami, Roberto Rosetti, berkata kepada VAR: 'harus merupakan kesalahan yang jelas'," tambahnya.
"Namun sekarang tekanannya berbeda. Bila anda jadi wasit, meskipun anda memiliki 70 atau 80 ribu orang berteriak, anda yang harus memutuskan - bukan orang yang tersembunyi di London, Berlin, atau lain."
"Saya bukan penyukanya. Saya sangat skeptis, dan saya bisa katakan bahwa saya tidak menyukai hasilnya. Sayang, sudah tak bisa mundur lagi," tutupnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Mekanisme VAR Premier League Cacat, Begini Saran Arsene Wenger
PSSI Bertemu IFAB, Bahas Prosedur Penerapan VAR
Fans Ini Beberkan Bukti-bukti Liverpool Bukanlah Li-VAR-pool
Sterling Keluhkan Golnya ke Gawang Chelsea yang Dianulir VAR, Netizen Balas Dengan Komentar Jenaka
Bagaimana Klasemen Premier League Musim Ini Jika Tanpa VAR? Posisi Liverpool-Man City?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













