Format ISL Dua Wilayah, Jumlah Penonton Berkurang
Editor Bolanet | 19 Juli 2014 14:16
- Antusiasme penonton Indonesia Super League (ISL) musim ini, terlihat menurun jika dibandingkan pada musim sebelumnya. CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono, bahkan mengakui kondisi tersebut. Dikatakannya, jika situasi yang terjadi tidak lepas dari format dua wilayah.
Itu menjadi catatan kami bahwa ISL dengan format dua wilayah memberi dampak ke jumlah penonton. Kami menyadari juara kompetisi tidak ditentukan dari akumulasi nilai. Masih ada babak delapan besar, semifinal, dan final, kata Joko Driyono.
Penyelenggaraan dua wilayah, digelar untuk mengimplementasikan Unifikasi Liga. Pada musim kompetisi 2014, ISL diikuti sebanyak 22 klub.
Namun, Jokdri- sapaan Joko Driyono-percaya hal tersebut tidak akan terjadi hingga kompetisi musim 2014 berakhir. Nantinya, ISL akan kembali digulirkan pada awal Agustus setelah libur karena Pilpres, Ramadhan, dan Idul Fitri.
Penonton sepertinya menunggu di puncak pertandingan. Saya rasa ini memang bukan sesuatu yang ideal untuk kompetisi profesional. Mudah-mudahan, pada babak delapan besar, semifinal, dan final, tren kompetisi jadi kompetitif dan puncaknya di semifinal dan final, pungkasnya. [initial]
(esa/mac)
Itu menjadi catatan kami bahwa ISL dengan format dua wilayah memberi dampak ke jumlah penonton. Kami menyadari juara kompetisi tidak ditentukan dari akumulasi nilai. Masih ada babak delapan besar, semifinal, dan final, kata Joko Driyono.
Penyelenggaraan dua wilayah, digelar untuk mengimplementasikan Unifikasi Liga. Pada musim kompetisi 2014, ISL diikuti sebanyak 22 klub.
Namun, Jokdri- sapaan Joko Driyono-percaya hal tersebut tidak akan terjadi hingga kompetisi musim 2014 berakhir. Nantinya, ISL akan kembali digulirkan pada awal Agustus setelah libur karena Pilpres, Ramadhan, dan Idul Fitri.
Penonton sepertinya menunggu di puncak pertandingan. Saya rasa ini memang bukan sesuatu yang ideal untuk kompetisi profesional. Mudah-mudahan, pada babak delapan besar, semifinal, dan final, tren kompetisi jadi kompetitif dan puncaknya di semifinal dan final, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi, Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara
Bola Indonesia 23 Juli 2019, 17:03
-
Jadwal Lawan Persib Bandung Digeser ke Agustus, Arema Keberatan
Bola Indonesia 31 Mei 2019, 22:05
-
Sidang Ke-2 Joko Driyono Digelar 9 Mei 2019, Berikut Agendanya
Bola Indonesia 7 Mei 2019, 14:38
-
Jalani Proses Sidang, Joko Driyono Minta Doa
Bolatainment 6 Mei 2019, 22:45
-
PSM Desak PSSI Segera Gelar KLB
Bola Indonesia 2 Mei 2019, 19:18
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







