Membela Gaya Bermain Arsenal: Yang Penting Akhiri Puasa Gelar EPL 22 Tahun
Richard Andreas | 17 Maret 2026 15:35
Bola.net - Arsenal semakin dekat dengan peluang mengakhiri penantian panjang di Premier League musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta kini berada di puncak klasemen dengan keunggulan yang cukup nyaman atas para pesaingnya.
Namun, di tengah posisi kuat tersebut, gaya bermain Arsenal justru menjadi bahan perdebatan. Sebagian kritik muncul karena The Gunners dinilai terlalu bergantung pada situasi bola mati untuk mencetak gol.
Legenda klub Thierry Henry menilai perdebatan itu tidak terlalu penting. Menurutnya, yang utama bagi Arsenal saat ini adalah menemukan cara untuk kembali menjadi juara liga.
Thierry Henry Tegaskan Tujuan Utama Arsenal

Henry berbicara dalam program Monday Night Football dan menegaskan bahwa keberhasilan meraih gelar harus menjadi prioritas utama. Ia menilai Arteta sudah melakukan apa yang diminta klub dan para pendukung.
Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan selisih sembilan poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua, meski telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Sebagai mantan kapten klub dan pencetak gol terbanyak dalam skuad Invincibles yang terakhir menjuarai Premier League pada musim 2003/04, Henry memahami betul panjangnya penantian yang dialami Arsenal.
"Saya mungkin tidak harus menyukainya sebagai fans Arsenal, tetapi saya pasti menghormatinya," kata Henry.
"Setelah 22 tahun, saya tidak mengatakan bahwa kami pasti akan memenangkan liga, tetapi bagaimana pun caranya mereka melakukannya, saya akan tetap menghormatinya."
Kritik Gaya Bermain dan Perubahan Identitas Arsenal

Musim ini, Arsenal kerap mendapat kritik karena banyak gol mereka berasal dari situasi bola mati. Lebih dari sepertiga gol tim tercipta dari skema tersebut meskipun klub telah menghabiskan lebih dari 250 juta pounds untuk mendatangkan pemain, terutama di lini serang.
Henry melihat perubahan pendekatan itu sebagai respons terhadap kritik lama yang selama ini diarahkan kepada Arsenal.
"Untuk waktu yang sangat lama, Arsenal dituduh seperti anak-anak. Tidak mampu mempertahankan keunggulan, mudah ditekan," lanjut Henry.
"Bisakah mereka menang dengan cara yang tidak indah? Itulah yang sedang dilakukan tim ini sekarang, dan mereka mulai menguasainya."
Evolusi Identitas Arsenal

Lebih lanjut, Henry juga menyinggung bagaimana upaya untuk berevolusi terkadang membuat sebuah tim terlihat berbeda dari identitas sebelumnya.
"Dalam prosesnya, apakah mereka kehilangan apa yang menjadi jati diri mereka ketika Mikel Arteta datang? Kadang dalam permainan, ketika Anda mencoba berevolusi dari Pep, berevolusi dari Slot, Anda bisa sedikit melupakan apa yang dulu Anda miliki," ungkap Henry.
"Beberapa tahun lalu orang berbicara tentang betapa bagusnya sepak bola yang dimainkan Arsenal, tetapi tetap ada tuduhan seperti yang saya sebutkan tadi."
"Sekarang ketika mereka melakukannya, orang-orang justru tidak senang."
Cara Arteta Penuhi Permintaan
Henry menegaskan bahwa preferensi pribadi tentang gaya bermain tidak boleh menjadi prioritas utama jika tim berada di jalur menuju gelar.
"Tidak masalah soal apa yang saya sukai, tidak masalah apa yang ibu saya sukai atau ayah saya sukai," lanjut Henry.
"Kami meminta Mikel Arteta untuk menemukan cara, dan dia melakukannya. Sesederhana itu. Saya ingin memenangkan liga, sudah 22 tahun."
Jangan sampai ketinggalan infonya
Thierry Henry Merinding Lihat Max Dowman, Tapi Beri Peringatan Tegas Untuk Arsenal
Manchester United Ultimatum Barcelona: Bayer Penuh atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
MU Cari Striker Baru, Incar Penyerang Tertajam Kedua di Premier League Musim Ini
Manchester United Butuh Dua Gelandang Baru, Ini Penyebabnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, PSG juga Kejar Bintang Timnas Belanda Ini
Liga Inggris 22 Juni 2026, 18:37
-
Reece James Sedih Marc Cucurella Tinggalkan Chelsea untuk Real Madrid
Liga Inggris 22 Juni 2026, 15:20
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Yordania vs Aljazair: Ibrahim Maza
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:17
-
Mengaku Sangat Marah Usai Gagal Penalti, Begini Kata Lionel Messi
Piala Dunia 23 Juni 2026, 11:10
-
Internal Portugal Memanas? Begini Bantahan Martinez: Malah Lebih Bersatu!
Piala Dunia 23 Juni 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















