Memori Derby della Madonnina: Inter 0-6 Milan
Gia Yuda Pradana | 29 April 2020 14:25
Bola.net - Musim 2000/01 mungkin bukan musim yang cukup menyenangkan bagi AC Milan. Musim itu, Milan sempat memecat Alberto Zaccheroni sebagai pelatih mereka.
Namun, Milan musim itu juga mencatatkan salah satu kemenangan terbesar dalam Derby della Madonnina melawan Inter Milan. Kemenangan itu diraih Milan pada pekan ke-20 Serie A, yang digelar pada 11 Mei 2001 silam.
Ditangani Cesare Maldini, setelah Zaccheroni dipecat pada 14 Maret 2001, Milan menggulung sang rival sekota. Il Diavolo menang telak, enam gol tanpa balas.
Il Diavolo Menghabisi La Beneamata
Pada waktu itu, Inter berada di posisi enam klasemen sementara, sedangkan Milan di posisi lima. Laga di San Siro tersebut dipimpin wasit legendaris Pierluigi Collina.
Disaksikan sekitar 78 ribu penonton, Milan menghabisi Inter.
Gianni Commandini membawa Milan unggul 2-0 dengan dua gol yang dicetaknya di menit 3 dan 19. Federico Giunti kemudian memberi keunggulan 3-0 buat Milan di menit 53. Andriy Shevchenko ikut berpesta, mencetak dua gol di menit 67 dan 78. Gol penutup dicetak Serginho di menit 81.
Kemenangan Terbesar
Hingga kini, kemenangan itu masih tercatat sebagai kemenangan terbesar oleh Milan di Derby della Madonnina.
Malam tak Terlupakan
"Saya takkan pernah melupakan malam itu, dan para pendukung Rossoneri pasti juga demikian," kenang Serginho. "Mungkin para pendukung Inter juga, karena itu bukan malam yang menyenangkan bagi mereka."
Detail Pertandingan
Inter XI: Frey; Ferrari, Blanc, Simic; Gresko, Farinos, Di Biagio, Dalmat, Zanetti; Vieri, Recoba.
Pelatih: Marco Tardelli.
Milan XI: Rossi; Maldini, Roque Junior, Costacurta, Helveg; Serginho, Giunti, Kaladze, Gattuso; Comandini, Shevchenko.
Pelatih: Cesare Maldini.
Inter 0-6 Milan
- 03' 0-1 Comandini
- 19' 0-2 Comandini
- 53' 0-3 Giunti
- 67' 0-4 Shevchenko
- 78' 0-5 Shevchenko
- 81' 0-6 Serginho.
Finis di Luar Empat Besar
Musim itu, Milan maupun Inter sama-sama finis di luar empat besar. Milan finis peringkat enam, sedangkan Inter setingkat lebih baik di posisi lima.
Juaranya adalah AS Roma, yang unggul dua poin atas Juventus.
Roma dan Juventus lolos ke fase grup Liga Champions. Sementara itu, Lazio (3) dan Parma (4) masuk kualifikasi ketiga Liga Champions.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Athena 1994: Saat AC Milan Memupus Mimpi 'Tim Impian' Barcelona
Ketika AC Milan Menghipnotis dan Menghancurkan Juventus 7-1
10 Pemain Legendaris dalam Sejarah Panjang AC Milan
Pirlo dan Baggio, Saat Dua Genius Berkolaborasi Menciptakan Sebuah Golazo
Momen Ikonik Calcio - 'Gol Di Grosso'
Pirlo vs Joe Hart: Kala Sang Regista Membalas Intimidasi Lawan dengan Panenka
Di-Solo Oleh Kaka, Tim Lawan pun Buyar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















