Jorge Lorenzo: Tak Lebih Hebat, Pedro Acosta Cuma Lebih Terobsesi dari yang Lain
Anindhya Danartikanya | 16 September 2021 13:25
Bola.net - Seperti kebanyakan penghuni paddock MotoGP, Jorge Lorenzo sangat takjub melihat gebrakan Pedro Acosta, yang baru menjalani debut di Moto3 tapi langsung tampil sangat panas. Namun, lima kali juara dunia ini tak yakin Acosta lebih bertalenta dari para rivalnya, melainkan hanya lebih terobsesi menjadi yang terbaik.
Acosta datang ke Moto3 2021 dengan membela Red Bull KTM Ajo, usai menjuarai Red Bull Rookies Cup dan duduk di peringkat ketiga Moto3 Junior World Championship. Pada balapan pertamanya di Seri Qatar, ia langsung finis kedua, dan tampil mencengangkan di Seri Doha karena merebut kemenangan usai start dari pitlane.
Kini 13 seri sudah berlalu. Acosta 'baru' mengantongi enam podium, yang lima di antaranya kemenangan. Tapi, rider yang baru menginjak usia 17 tahun itu sangat konsisten meraih poin hingga memimpin klasemen dengan keunggulan 46 poin atas Sergio Garcia. Ia baru melakukan kesalahan sekali, yakni saat jatuh dan gagal finis di Aragon.
Hanya Loris Capirossi yang Bisa

Dalam wawancaranya dengan Diario AS, Sabtu (11/9/2021), Lorenzo pun ditanya soal siapa debutan Grand Prix musim ini yang paling mengesankan. Pasalnya, Jorge Martin dan Raul Fernandez juga masing-masing menggebrak di MotoGP dan Moto2. Namun, eks rider Yamaha, Ducati, dan Honda ini paling takjub pada Acosta.
"Debutan yang paling mengejutkan adalah Pedro, tak diragukan lagi. Memang benar para rider sudah punya motor bagus di Junior World Championship, tapi datang ke Grand Prix dalam usia 16 tahun dan langsung menang balapan, dan jelas akan merebut gelar dunia... hanya Loris Capirossi yang bisa melakukannya (GP125 1990)," ujarnya.
"Itu pun Loris hanya unggul beberapa poin (9). Sementara itu, Pedro sudah punya keunggulan yang besar, meraih banyak kemenangan. Anda hanya bisa melakukannya jika Anda memang spesial dan bekerja keras. Pasalnya, anak ini, yang sempat makan malam dengan saya, sangat terobsesi dengan motor," lanjut Lorenzo.
Bikin Teringat Masa Muda

Lorenzo pun menyebut Acosta sangat mirip dengannya ketika belia, tak pernah lelah berlatih memperbaiki diri, bahkan rela tak punya waktu luang. "Pada hari Senin, usai balapan, ia mulai latihan lagi dengan motor. Ia sama sekali tak pernah libur, karena ia sangat mencintai motor dan ia terobsesi menjadi yang terbaik," tuturnya.
"Itulah cara Pedro, dan ini mengingatkan pada diri saya sendiri ketika masih muda. Dibanding rider lainnya, ia lebih terobsesi dan lebih sering kepikiran untuk jadi lebih baik. Itulah perbedaan Pedro dengan para rivalnya, bukan karena ia lebih bertalenta dari yang lain," pungkas pria berusia 33 tahun ini.
Acosta akan kembali turun lintasan dalam Moto3 San Marino di Sirkuit Misano pada 17-19 September. Musim depan, ia dipastikan naik ke Moto2, membela tim yang sama, Red Bull KTM Ajo. Bertandem dengan Augusto Fernandez, Acosta akan menggantikan Remy Gardner dan Raul Fernandez yang naik ke MotoGP.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
Jorge Lorenzo: Andai Marc Marquez Sehat, Fabio Quartararo Sulit Juarai MotoGP
Valentino Rossi Akui Punya Karier Panjang di MotoGP Gara-Gara Batal ke Formula 1
Tak Ada Dendam, Valentino Rossi: Spanyol Justru Bagai Rumah Saya Sendiri
Demi Jadi Rider MotoGP, Fabio Quartararo Lalui Masa Kecil yang Berat
Entah Kapan Bisa Pulih, Marc Marquez Siap Jadi 'Marquez' yang Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





