Kini Bela Tim Pabrikan Ducati, Petrucci Ingin Jadi Kejutan
Anindhya Danartikanya | 6 Maret 2019 13:00
Bola.net - - Rider baru Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci mengaku punya asa tinggi menghadapi MotoGP 2019. Kini membela tim pabrikan dan mendapat dukungan penuh dari markas Ducati di Italia, ia pun berharap bisa mengalami peningkatan hasil yang cukup signifikan dibanding dua tahun terakhir.
Misi Petrucci pun akan resmi dimulai dalam seri pembuka di Losail, Qatar akhir pekan ini. Berkat bimbingan Andrea Dovizioso dan hasil uji coba yang menjanjikan, yakni di Valencia, Jerez, Sepang dan Losail selama musim dingin, rider Italia berusia 28 tahun ini mengaku sangat fokus dalam menyongsong balapan.
"Saya begitu dekat dengan papan atas selama uji coba. Mungkin saya tak selalu jadi yang tercepat, tapi saya melakukannya dua kali selama 10 hari uji coba. Inilah target saya, saya harus mengerjakan hal-hal di luar dan di dalam trek. Dovi memberi saya bantuan besar dan kini saatnya memikirkan balapan," ungkapnya lewat Motorsport.com.
Ingin Jadi Kejutan
Petrucci pun menyadari bahwa para rider Yamaha, Honda dan Suzuki punya potensi yang sama besarnya dengan Ducati, namun ia berharap bisa mendapat giliran untuk membuat kejutan. Ia pun merasa optimistis atas ritme balapnya, usai menjadi salah satu dari dua rider (selain Aleix Espargaro) yang sukses menjalani simulasi balap secara penuh (22 lap) di uji coba Qatar.
"Maverick (Vinales) dan Alex (Rins) sangat cepat, kemudian ada Marc (Marquez) dan Valentino (Rossi). Tapi saya harap kejutan bagi semua orang adalah Danilo. Saya satu-satunya orang yang menjalani simulasi balap secara penuh, dan saya menemukan hal-hal menarik, dan kini saya siap memainkannya. Saya harus bertarung demi naik podium," ujarnya.
Wajib Asapi Miller-Bagnaia
Selain yakin bisa meraih hasil baik dengan senjata yang lebih mumpuni, Petrucci sejatinya memiliki beban lain. Mengingat kontraknya dengan tim pabrikan hanya berdurasi setahun, ia juga harus bekerja keras mengasapi dua kandidat yang bisa menggantikannya tahun depan, yakni duet rider Alma Pramac Racing, Jack Miller dan Francesco Bagnaia.
"Saya memimpin pada hari terakhir uji coba saat pakai ban pertama saya, tapi saya harus terus berada di depan jika ingin bertahan di tim pabrikan untuk musim-musim berikutnya. Ini harus jadi level saya, tapi saya harus bekerja lebih keras, karena tahun ini para rival sangat kuat. Akan ada setidaknya 10 rider yang mampu memperebutkan podium," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










