Saat Crespo akhirnya Keluar dari Bayang-bayang Batistuta di Timnas Argentina
Gia Yuda Pradana | 5 November 2022 15:27
Bola.net - Hernan Crespo adalah striker tim nasional Argentina periode 1995-2007. Awal kariernya dengan seragam La Albiceleste tidaklah mulus.
Penyebabnya, waktu itu Argentina masih punya Gabriel Batistuta. Selama masih ada dia, tak ada pemain lain yang pantas menjadi striker utama Argentina.
Crespo tampil di Piala Dunia 1998 dan 2002. Namun, di dua edisi Piala Dunia itu, mantan bomber Parma, Lazio, dan Inter Milan tersebut bukanlah pilihan utama. Dia selalu jadi pelapis Batistuta.
Crespo baru bisa keluar dari bayang-bayang Batistuta setelah mantan mesin gol Fiorentina itu pensiun dari tim nasional di tahun 2002.
Awal Karier Internasional Crespo
Crespo melakoni debutnya untuk tim nasional Argentina dalam laga uji coba melawan Bulgaria pada Februari 1995. Dia merupakan bagian dari skuad yang menjadi runner-up King Fahd Cup 1995, turnamen pendahulu Piala Konfederasi.
Pada 1996, Crespo masuk skuad Olimpiade Argentina. Crespo membantu Argentina lolos ke final, mencetak dua gol kontra Spanyol di perempat final dan melawan Portugal di semifinal. Namun, Argentina kalah melawan Nigeria di final.
Crespo masuk skuad Piala Dunia 1998, tetapi cuma tampil sekali sebagai pemain pengganti. Waktu itu, Gabriel Batistuta masih jadi pilihan utama di lini depan.
Di Piala Dunia 2002, ketika Argentina tersingkir di babak penyisihan grup, Crespo kembali menjadi pelapis Batistuta. Crespo tampil sebagai pemain pengganti di ketiga pertandingan Argentina.
Dari Batistuta ke Crespo
Batistuta pensiun dari tim nasional setelah Piala Dunia 2002. Crespo pun mengambil alih perannya sebagai nomor 9 Argentina.
Di Kualifikasi Piala Dunia 2006, Crespo mencetak tujuh gol untuk Argentina. Itu termasuk dua gol dalam kemenangan 3-1 atas sang rival Brasil di Buenos Aires, yang memastikan kelolosan Argentina ke putaran final.
Piala Dunia 2006 menjadi awal baru bagi Crespo, yang waktu itu berstatus pemain Chelsea.
Hamburg, 10 Juni 2006
Di Jerman 2006, Argentina tergabung di Grup C bersama Belanda, Pantai Gading, dan Serbia & Montenegro. Laga pertama mereka adalah melawan Pantai Gading.
Laga itu digelar di FIFA World Cup Stadium, Hamburg, 10 Juni 2006.
Pelatih Jose Pekerman memasang Crespo dari menit awal. Crespo berduet dengan Javier Saviol di lini depan Argentina. Mereka di-support oleh Juan Roman Riquelme, Esteban Cambiasso, Javier Mascherano, dan Maxi Rodriguez dari lini kedua.
Crespo jadi starter di Piala Dunia untuk pertama kali dalam kariernya. Dia pun melaluinya dengan gemilang, mencetak gol pembuka Argentina.
Start Sempurna
Crespo membuka keunggulan Argentina dengan gol yang dicetaknya di menit 24. Setelah itu, Argentina menggandakan keunggulan lewat gol Saviola di menit 38.
Pantai Gading menipiskan selisih skor lewat gol Didier Drogba di menit 82.
Setelah itu, tak ada gol lagi yang tercipta. Argentina menang 2-1, dan mendapatkan start yang sempurna.
Terhenti di Perempat Final
Argentina lolos dari Grup C bersama Belanda. Argentina kemudian berjumpa Meksiko di babak 16 besar.
Tertinggal oleh gol Rafael Marquez di menit 6, Argentina berbalik menang lewat gol Crespo di menit 10 dan gol Maxi Rodriguez di extra time.
Namun, langkah Argentina kemudian terhenti di perempat final. Mereka kalah adu penalti melawan tuan rumah Jerman.
Crespo, yang akhirnya keluar dari bayang-bayang Batistuta, tak mampu membantu Argentina melangkah lebih jauh.
Melewati Catatan Gol Maradona
Crespo tampil di Copa America 2007. Dia mencetak dua gol ketika Argentina menang 4-1 atas Amerika Serikat di laga pembuka Grup C.
Dia menyamai catatan 34 gol sang legenda Diego Maradona untuk Argentina.
Di laga kedua, Crespo mencetak satu gol penalti kontra Kolombia. Saat itu, dia sukses melewati catatan gol Maradona.
Namun, Crespo kemudian mengalami cedera lutut dan tak bermain lagi sampai turnamen selesai.
Setelah Copa America itu, Crespo tak pernah lagi dipanggil oleh Argentina. Dia pun mengakhir kariernya di tim nasional dengan 35 gol dalam 64 penampilan internasional.
Saat ini, Crespo adalah pencetak gol terbanyak ke-4 dalam sejarah tim nasional Argentina. Dia ungul satu gol atas Maradona, dan hanya berada di bawah Lionel Messi (90 gol), Batistuta (56 gol), serta Sergio Aguero (41 gol).
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ketika Prancis Mendobrak Sejarah di Piala Dunia 2018
- Kilas Balik Piala Dunia: Tendangan Bebas Cantik Toni Kroos ke Gawang Swedia
- 4 Pelatih Tua yang Akan Berlaga di Piala Dunia 2022
- Bersama Kasper Hjulmand, Denmark Optimistis Bakal Berprestasi di Piala Dunia 2022
- Piala Dunia 2022 Digelar di Tengah Musim Justru Untungkan Pemain, Kok Bisa?
- Ruben Dias: Kerja Sama Tim Rahasia Juara Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Pemain Terbaik dan Terburuk dari Laga Parma vs Inter di Ennio Tardini
Liga Italia 8 Januari 2026, 10:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi PSG vs Paris FC 13 Januari 2026
Liga Eropa Lain 12 Januari 2026, 03:10
-
Skor Barcelona vs Real Madrid: Serunya El Clasico, Babak Pertama Berakhir 2-2
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 03:00
-
Hasil Thailand U-23 vs Irak U-23: Skor 1-1, Gol Menit 85 Selamatkan Gajah Perang!
Asia 12 Januari 2026, 02:51
-
Prediksi Juventus vs Cremonese 13 Januari 2026
Liga Italia 12 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Liverpool vs Barnsley 13 Januari 2026
Liga Inggris 12 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Bayern vs Wolfsburg: Luis Diaz dan Olise Bersinar, Die Roten Pesta 8 Gol!
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:29
-
Hasil Monchengladbach vs Augsburg: Kevin Diks Cetak Gol, Tuan Rumah Pesta 4-0
Bundesliga 12 Januari 2026, 02:08
-
Hasil Man Utd vs Brighton: Welbeck Cetak Gol Lagi, MU Tersingkir dari Piala FA
Liga Inggris 12 Januari 2026, 01:56
-
Tempat Menonton Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:46
-
Nonton Live Streaming Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:36
-
Jadwal Siaran Langsung Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 01:31
-
Man of the Match Portsmouth vs Arsenal: Gabriel Martinelli
Liga Inggris 11 Januari 2026, 23:35
-
Man of the Match Fiorentina vs Milan: Dodo
Liga Italia 11 Januari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




