
Bola.net - PSSI membantah adanya tudingan jika telah berkonspirasi dan membenturkan Persipura Jayapura dengan pemerintah terkait kasus laga 16 besar Piala AFC kontra Pahang FA.
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, meminta kepada semua pihak untuk kembali membaca surat pembekuan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Tolong baca lagi dengan teliti Surat Keputusan (SK) Menpora dengan nomer 01307 tentang pembekuan PSSI, diktum ketiga, isinya meminta kepada semua jajaran pemerintahan di pusat maupun di daerah untuk tidak memberikan pelayanan publik kepada PSSI. Itulah yang dilakukan Imigrasi dalam kasus Pahang FA," ujar Aristo Pangaribuan.
Karena dasar SK Pembekuan itulah, masih kata Aristo, sehingga imigrasi meminta Persipura untuk ke Badan Olahraga profesional Indonesia (BOPI) dalam mengurus teknis jelang pertandingan.
"Karena Imigrasi tidak melayani PSSI. Apakah dulu juga begitu? Tidak. AFC cup diikuti Persipura bukan sekali. Dari dulu diurus PSSI tidak pernah ada masalah. Tapi sejak SK Menpora ada, lahirlah masalah yang menimpa Persipura ini. Jadi tidak benar itu bahwa kami ada konspirasi membenturkan Persipura dengan pemerintah. Tapi yang benar adalah, SK pembekuan Menpora-lah yang membuat sepakbola kita dalam kondisi terpuruk saat ini," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, meminta kepada semua pihak untuk kembali membaca surat pembekuan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Tolong baca lagi dengan teliti Surat Keputusan (SK) Menpora dengan nomer 01307 tentang pembekuan PSSI, diktum ketiga, isinya meminta kepada semua jajaran pemerintahan di pusat maupun di daerah untuk tidak memberikan pelayanan publik kepada PSSI. Itulah yang dilakukan Imigrasi dalam kasus Pahang FA," ujar Aristo Pangaribuan.
Karena dasar SK Pembekuan itulah, masih kata Aristo, sehingga imigrasi meminta Persipura untuk ke Badan Olahraga profesional Indonesia (BOPI) dalam mengurus teknis jelang pertandingan.
"Karena Imigrasi tidak melayani PSSI. Apakah dulu juga begitu? Tidak. AFC cup diikuti Persipura bukan sekali. Dari dulu diurus PSSI tidak pernah ada masalah. Tapi sejak SK Menpora ada, lahirlah masalah yang menimpa Persipura ini. Jadi tidak benar itu bahwa kami ada konspirasi membenturkan Persipura dengan pemerintah. Tapi yang benar adalah, SK pembekuan Menpora-lah yang membuat sepakbola kita dalam kondisi terpuruk saat ini," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 14 Januari 2026 22:59 -
Tim Nasional 14 Januari 2026 21:00Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 09:11 -
Tim Nasional 20 Januari 2026 09:09 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 09:08 -
Liga Champions 20 Januari 2026 09:00 -
Bulu Tangkis 20 Januari 2026 08:56 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 08:52
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477549/original/015844900_1768861847-IMG-20260120-WA0007.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477572/original/086554700_1768872415-1001527539.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5435332/original/088670700_1765019529-IMG_20251206_174445.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477561/original/053463100_1768869641-1000518140.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477131/original/096817300_1768809757-1.jpg)
