FOLLOW US:


Persela Benarkan Ahmad Bustomi Terpapar Covid-19

29-06-2021 11:21

 | Gia Yuda Pradana

Persela Benarkan Ahmad Bustomi Terpapar Covid-19
Logo Persela Lamongan © Bola.com/Adreanus Titus

Bola.net - Kabar buruk menimpa Persela Lamongan yang tengah bersiap menatap kompetisi Liga 1 2021. Salah satu gelandangnya, Ahmad Bustomi positif terpapar Covid-19.

Kabar tersebut dibenarkan oleh tim medis Persela Lamongan, Hasyim. Hasil itu diketahui setelah pemain asal Jombang tersebut menjalani tes swab PCR.

Tanda-tanda Ahmad Bustomi terpapar Covid-19 terlihat sejak dia datang dari Jakarta untuk acara sponsor. Dia mengeluhkan panas kepada tim medis.

"Mulai Rabu enggak ikut latihan, mengeluh katanya sakit, panas sama capek-capek," kata Hasyim kepada Bola.net, Selasa (29/06/2021).

"Saya kasih obat demam kok enggak turun-turun. Hari Sabtu saya lihat lagi masih panas, dikasih antibiotik sama penurun panas juga enggak turun-turun," sambungnya.

Rencananya Hasyim akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Senin (28/06/2021) kemarin. Tapi, sehari sebelumnya dia sudah tidak kuat dan dijemput keluarganya.

"Saya anjurkan untuk periksa di klinik atau rumah sakit terdekat, sambil minta Swab PCR," lanjut Hasyim.

"Ternyata hasil swab PCR keluarnya sehari, kemarin sore ngabari saya, mohon maaf Pak Hasyim hasil swab PCR saya positif," tegasnya.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 1

Pesan kepada Pemain

Pesan kepada Pemain
Ahmad Bustomi © Bolacom/Iwan Setiawan

Setelah mendengar kabar tersebut, Hasyim mengirimkan daftar obat yang harus dikonsumsi. Termasuk panduan isolasi mandiri.

Terkait pemain lain yang pernah berinteraksi dengan Bustomi, Hasyim menegaskan bahwa tidak ada masalah. Mereka sudah melakukan rapid antigen.

"Alhamdulilah kemarin swab laga lawan Persebaya, negatif semua," Hasyim menambahkan.

Tetapi, dia tetap menekankan kepada pemain untuk menerapkan protokol kesehatan. Serta melaksanakan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi.

"Jangan menyepelekan protokol kesehatan, boleh percaya Covid-19 tidak ada, tapi tolong laksanakan protokol kesehatan dengan ketat," pungkasnya.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)