FOLLOW US:


Dicap Sebagai Salah Satu Flop Terbesar Man United, Kleberson Tidak Terima

28-04-2020 17:53

 | Dimas Ardi Prasetya

Dicap Sebagai Salah Satu Flop Terbesar Man United, Kleberson Tidak Terima
Kleberson © afp

Bola.net - Eks gelandang Timnas Brasil Kleberson tidak terima ia dicap sebagai salah satu perekrutan gagal terbesar di Manchester United.

Kleberson tampil apik bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 2022 Korea Selatan dan Jepang. Ia bahkan berhasil membawa tim Samba menjadi juara Piala Dunia, bersama pemain seperti Ronaldo dan Rivaldo.

Barcelona disebut sebagai salah satu tim yang tertarik untuk merekrutnya. Akan tetapi pada akhirnya Kleberson memilih berlabuh ke Man United pada musim panas 2003.

Akan tetapi Kleberson hanya bertahan selama dua musim saja di Old Trafford. Ia kemudian dilego ke Besiktas pada tahun 2005.

Selama dua musim itu, ia cuma tampil sebanyak 20 kali saja bagi Setan Merah. Ia juga hanya menyumbangkan dua buah gol.

1 dari 2

Tak Terima

Kleberson mengalami cedera saat melakoni pertandingan keduanya bersama Manchester United. Ia mengalami dislokasi pundak dan terpaksa absen hingga bulan November.

Kleberson kemudian kesulitan untuk beradaptasi dengan kompetisi Premier League karena tak sering mendapat kesempatan bermain. Ia juga kesulitan bersaing dengan gelandang lain untuk mendapat tempat di skuat inti.

Kleberson pun jadi sering menghuni bangku cadangan. Ia kemudian diberi label sebagai salah satu flop terbesar dalam sejarah klub. Namun pria berusia 40 tahun itu tak terima dengan label tersebut.

"Ya, saya rasa demikian," ketika ditanya apakah label itu terasa tidak adil baginya oleh Goal International.

2 dari 2

Karena Faktor Cedera

Kleberson kemudian berdalih bahwa ia gagal di Manchester United bukan karena kemampuannya yang di bawah standar. Ia menegaskan ia gagal bersinar karena faktor cedera yang membuatnya menjadi tidak fit.

“Semua orang tahu betapa sulitnya untuk pindah ke negara yang berbeda dengan gaya permainan yang berbeda. Saya mendapat banyak cedera dan butuh banyak waktu untuk kembali bermain di level tinggi," kilahnya.

"Saya tidak dipilih karena cara cedera memengaruhi saya, bukan karena saya tidak cukup baik. Saya mencoba melatih lebih keras untuk kembali ke tim dan akan bermain dengan tim kedua (U-23) untuk membangun kebugaran saya," serunya.

"Tapi mereka punya banyak pemain bagus di sana saat itu dan tidak mudah mendapatkan tempat," tandas Kleberson.

(goal international)