Derby della Madonnina: Milan yang Rapuh, Inter yang Tangguh
Gia Yuda Pradana | 1 April 2025 01:00
Bola.net - AC Milan dan Inter Milan akan kembali bersua di panggung besar. Kali ini, mereka akan bertarung dalam partai leg pertama semifinal Coppa Italia 2024/2025 di San Siro. Laga panas ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 3 April 2025, pukul 02.00 WIB.
Di semifinal lainnya, Empoli akan menjamu Bologna. Namun, perhatian utama tetap tertuju pada Derby della Madonnina, yang selalu menyimpan cerita dan tensi tinggi.
Milan datang dengan motivasi yang berbeda dibanding rival sekotanya. Inter masih bersaing di tiga kompetisi utama, sementara Rossoneri kini menggantungkan harapan terakhir mereka pada Coppa Italia.
Capello: Sulit Percaya Milan Bisa Menang

Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, tidak terlalu optimistis dengan peluang Milan. "Sulit untuk percaya bahwa Milan bisa mengubah keadaan dan menang melawan Inter," ujarnya dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.
Namun, Capello menekankan bahwa derby memiliki logika tersendiri. "Milan berulang kali membuktikan hal itu dalam pertemuan terakhir mereka dengan Inter."
Baginya, motivasi akan menjadi faktor penting. "Musim Milan pada dasarnya sudah berakhir setelah kalah 1-2 dari Napoli. Sekarang, Coppa Italia adalah satu-satunya jalan mereka untuk lolos ke Eropa. Tidak melihat Milan di kompetisi Eropa musim depan akan sangat menyakitkan," tambahnya.
Inter yang Tangguh, Milan yang Rapuh

Capello memuji performa Inter, terutama pada babak pertama saat melawan Udinese. "Mereka adalah tim yang solid, waspada, dan sulit dihentikan saat sudah menemukan ritme."
Namun, dia juga mengkritik kebiasaan Inter yang sering kehilangan fokus. "Babak pertama kemarin menegaskan dua hal: Dimarco luar biasa dan Thuram telah menemukan kembali performanya. Namun, Inter terlalu cepat merasa nyaman."
"Setelah gol Solet, mereka kesulitan mengendalikan permainan. Sepak bola bukan listrik yang bisa langsung dinyalakan kembali. Saya pikir, Inzaghi menyadari itu dan frustrasi sebelum akhirnya diusir."
Milan Harus Berbenah

Milan sendiri menunjukkan respons yang baik di babak kedua saat melawan Napoli. Namun, Capello tidak bisa menutupi kekecewaannya terhadap babak pertama Rossoneri. "Babak pertama Milan itu skandal," katanya.
Keputusan taktik pelatih Milan juga menjadi sorotan. "Saya tidak mengerti pilihan Conceicao. Joao Felix dimainkan sejak awal melawan Napoli yang cepat, sementara Leao dicadangkan?"
"Leao memang punya sesuatu yang istimewa, tapi dia kurang konsisten. Jika dia punya itu, mungkin dia tidak akan berada di Milan sekarang," tambah Capello.
Kartu Truf Milan dalam Derby

Meski Inter di atas angin, Capello menilai bahwa perbedaan kualitas ini hanya ada di atas kertas. "Sulit dipercaya setelah melihat Inter melawan Udinese dan Milan melawan Napoli. Jika mereka mengulang performa yang sama, saya tidak melihat pertandingan yang seimbang."
Namun, dia mengingatkan bahwa derby punya atmosfer tersendiri. "Derby itu unik. Dalam tiga pertemuan terakhir, Milan bahkan menunjukkan bahwa mereka bisa tampil di momen-momen tertentu meskipun dianggap sebagai tim underdog."
Duel Strategi: Serangan Balik Inter vs Kerapuhan Milan

Capello menyoroti satu aspek penting yang harus diwaspadai Milan. "Serangan balik Inter," katanya.
Jika Milan kembali menunjukkan kelemahan yang sama seperti saat melawan Napoli, mereka akan berada dalam masalah. "Inter kembali mengandalkan serangan balik yang cepat dan efektif, hampir secara naluriah. Para pemain tahu apa yang harus dilakukan dan pelatih memiliki kepastian dalam strateginya. Milan, dengan Conceicao, tampaknya belum memiliki hal yang sama."
Milan dan Inter siap bertempur di panggung besar. Bagi satu tim, ini soal supremasi kota. Bagi yang lain, ini adalah pertaruhan hidup dan mati demi tampil di Eropa musim depan.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Fokus Barcelona: Jalan Sendiri Menuju Takhta La Liga
AC Milan dan 100 Juta Euro yang Terbuang: Investasi Besar, Hasil Mengecewakan
Berlian Bernama Kenan Yildiz: Bagaimana Juventus Menjaganya dari Godaan Premier League
Dimarco Menjahit Umpan, Inter Menenun Kemenangan
AC Milan: Goyah di Belakang, Tak Berkembang di Tengah, Tumpul di Depan
AC Milan: Keputusan Aneh, Start Buruk, Kegagalan Penalti, Akhir yang Mengecewakan
AC Milan Karam di Napoli, Kini Bertaruh di Derby
Joao Felix di AC Milan: Ibarat Menaruh Harapan pada Bayangan
AC Milan, Kapal yang Bocor di Tengah Badai Serie A
Lewandowski, Mata Pisau Barcelona yang Menyayat Girona
Irama Permainan Barcelona Mengalun Indah dan Membuai Girona
Rapor Pemain Barcelona saat Gulung Girona: Lewandowski Aktif dalam Skema Serangan
Debut Igor Tudor di Juventus: Formasi Baru, Energi Baru, Semangat Baru
Antara Cinta dan Ambisi: Mengapa Dulu Tonali Memilih AC Milan, Bukan Juventus?
Bersinar di Lapangan, Redup di Kursi Pelatih: Van Nistelrooy dan Mantan-mantan MU yang Gagal sebagai Peramu Taktik
Eid Mubarak dari Cristiano Ronaldo: Salam Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Pelajaran Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Ferran Torres Jadi Pahlawan
Piala Dunia 20 Juli 2026, 10:29
-
Declan Rice Yakin Skuad Inggris Saat Ini yang Terbaik
Piala Dunia 20 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
-
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Italia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 12:18
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
6 Pelajaran Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Ferran Torres Jadi Pahlawan
Piala Dunia 20 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












