Penutupan Asian Games Urung Digelar di Palembang
Editor Bolanet | 31 Januari 2016 19:11
Permintaan OCA tersebut disampaikan saat acara OCA Coordination Committe Meeting di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Minggu (31/1). Dalam acara tersebut juga hadir Wakil Presiden OCA Wei Jizhong, Ketua KOI Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Deputi Gubernur DKI Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni, dan Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Gatot yang mewakili Kemenpora mengungkapkan bahwa ada sejumlah alasan mengapa OCA menolak Palembang menggelar penutupan Asian Games. Kata OCA, pembukaan dan penutupan ada di kontrak, yaitu Jakarta. Selain itu masalah akses, Jakarta dinilai lebih mudah, ujar Gatot kepada wartawan.
Kalau memaksakan penutupan di Palembang, OCA tidak akan memberikan izin kepada para atlet untuk datang ke sana, tambahnya.
Masalah lain yang diminta OCA adalah pembangunan venue baru, wisma atlet, dan renovasi Kompleks GBK tidak molor. Sebab, venue-venue tersebut akan dipakai untuk ajang Asian Youth Games 2017, sekaligus test event sebelum Asian Games.
Renovasi dilakukan secara komprehensif, baik untuk GBK maupun wisma atlet di Kemayoran. Pembangunan tidak mewah-mewah, tapi berstandar internasional. OCA juga sudah setuju dan Menteri PUPR berjanji pembangunan dan renovasi bisa selesai dalam satu tahun, jelasnya. [initial]
Baca Ini Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2018 Wujudkan #KemenanganItuDekat Bagi Fans KPOP di Indonesia
Bolatainment 8 September 2018, 16:38
-
Seberapa Besar #KemenanganItuDekat Bisa Diraih? Mahasiswa Ini Membuktikannya!
Bolatainment 7 September 2018, 18:41
LATEST UPDATE
-
Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
Liga Inggris 28 Juli 2026, 07:31
-
Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
Liga Inggris 28 Juli 2026, 07:00
-
Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
Liga Italia 27 Juli 2026, 23:28

















