Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Richard Andreas | 12 Juni 2026 23:32
Bola.net - Timnas Brasil memasuki Piala Dunia 2026 dengan suasana yang berbeda dibandingkan beberapa waktu lalu. Setelah melewati periode yang penuh tantangan, Selecao kini merasa lebih siap menghadapi turnamen terbesar sepak bola dunia.
Perubahan itu terjadi sejak Carlo Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Mei 2025. Mantan pelatih Real Madrid tersebut akan mencatat sejarah sebagai pelatih asing pertama yang memimpin Brasil di ajang Piala Dunia.
Menjelang laga pembuka melawan Maroko, kiper utama Brasil, Alisson Becker, mengungkapkan bagaimana kehadiran Ancelotti membawa perubahan besar di dalam skuad.
Alisson Rasakan Perubahan Besar di Ruang Ganti Brasil

Alisson mengakui bahwa para pemain Brasil sempat menghadapi masa sulit sebelum Ancelotti mengambil alih tim. Menurutnya, berbagai faktor membuat situasi di dalam tim menjadi tidak mudah.
Untungnya, kondisi itu berubah setelah pelatih asal Italia tersebut mulai bekerja bersama Selecao. Alisson menilai Ancelotti berhasil menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan fokus.
"Tak dapat disangkal bahwa periode terakhir sangat sulit bagi kami para pemain. Kami merasakan langsung berbagai kesulitan yang kami hadapi karena beberapa faktor," kata Alisson.
"Sejak kedatangan Ancelotti, lingkungan telah berubah total. Ia memiliki kehadiran yang kuat dan memberi kami ketenangan dalam lingkungan yang berfokus pada pekerjaan, tanpa kontroversi."
Alisson menyampaikan pernyataan tersebut dari pusat latihan Brasil di Basking Ridge menjelang pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Sosok Ancelotti Jadi Kunci Kebangkitan Brasil

Ancelotti mengambil alih tim pada saat perjalanan Brasil menuju Piala Dunia 2026 sempat terlihat tidak meyakinkan. Dalam pandangan Alisson, pengalaman dan karakter sang pelatih menjadi faktor penting dalam proses pemulihan tim.
Kiper Liverpool itu menilai Ancelotti memiliki kombinasi kualitas yang jarang dimiliki pelatih lain. Kerendahan hati dan kemampuan berkomunikasinya disebut membantu para pemain memahami apa yang diinginkan di lapangan.
"Ia tangguh, rendah hati, dan cerdas dalam memilih kata-kata yang tepat pada waktu yang tepat. Ia adalah manajer yang hebat. Ia memiliki ide sepak bola yang jelas, yang memudahkan gaya bermain kami. Kombinasi itu menguntungkan tim," lanjut Ancelotti.
"Saya melihat kegembiraan dan rasa syukurnya karena menjadi pelatih Timnas Brasil."
Brasil Bidik Akhiri Penantian Gelar Dunia
Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan tekad mengakhiri catatan kurang memuaskan dalam dua edisi sebelumnya. Selecao selalu terhenti di babak perempat final dalam dua turnamen terakhir.
Selain itu, Brasil juga belum kembali mengangkat trofi Piala Dunia sejak menjadi juara pada 2002. Situasi tersebut membuat turnamen kali ini memiliki arti penting bagi tim.
Alisson sendiri akan menjalani Piala Dunia ketiganya secara beruntun sebagai penjaga gawang utama Brasil. Selecao tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia.
Brasil dijadwalkan menghadapi Maroko pada laga pembuka Sabtu ini sebelum melanjutkan perjalanan fase grup melawan Haiti dan Skotlandia. Mereka memburu gelar Piala Dunia keenam yang akan memperpanjang rekor sebagai tim tersukses dalam sejarah turnamen.
Jangan Lewatkan!
5 Alasan Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026: Harry Kane dan Thomas Tuchel Jadi Kunci
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
Kontroversi Piala Dunia 2026: FIFA Hadapi Gugatan atas Pelarangan Bendera Iran
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
LATEST UPDATE
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


