Respon Pedagang Tentang Naiknya Harga Minyakita
Asad Arifin | 28 Agustus 2025 15:49
Bola.net - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) melaporkan bahwa harga minyak goreng Minyakita di sejumlah daerah kini menembus di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Berdasarkan pantauan, harga Minyakita berada di kisaran Rp16.700–Rp17.000 per liter, bahkan di wilayah Papua dan Indonesia Timur bisa mencapai Rp20.000.
“Kenaikan harga dirasakan meski nominal tidak terlalu besar, tapi mempengaruhi masyarakat secara luas,” ujar Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).
Reynaldi menilai kondisi ini tidak logis. Pasalnya, Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar, namun tetap kesulitan menyediakan minyak goreng dengan harga terjangkau di dalam negeri.
Selain itu, IKAPPI juga menyoroti masalah tata kelola dan regulasi. Menurut mereka, banyaknya aturan serta intervensi pemerintah—termasuk kebijakan Domestic Market Obligation (DMO)—justru menimbulkan hambatan di pasar minyak goreng. Salah satunya, Permendag Nomor 18 Tahun 2024 dinilai perlu dievaluasi karena belum mampu menyelesaikan persoalan dari hulu hingga hilir.
“Peran swasta dalam produksi dan distribusi minyak dinilai menyebabkan sulitnya kontrol pemerintah terhadap harga dan ketersediaan,” tegas Reynaldi.
Rekomendasi IKAPPI
Sebagai solusi, IKAPPI mendorong adanya keterlibatan semua pihak—pemerintah, BUMN, dan swasta—dalam merumuskan tata kelola minyak goreng.
“Pemerintah disarankan memberi peran lebih besar kepada BUMN, misalnya menunjuk 1-3 BUMN untuk memproduksi dan mengontrol distribusi minyak kita agar pengawasan lebih mudah dan efektif. Seperti contoh ID Food hanya mendapatkan kurang lebih 7% dari jumlah distribusi yg disalurkan,” ungkapnya.
Dengan peran BUMN yang lebih dominan, pemerintah diyakini akan lebih mudah mengendalikan harga dan distribusi, serta menekan praktik bundling antara minyak subsidi dan produk premium. Sebaliknya, swasta dinilai sulit dikontrol baik dari sisi produksi maupun distribusi, sehingga praktik bundling dan permainan harga kerap terjadi.
Temuan di Pasar
Di lapangan, praktik bundling ditemukan marak. Pedagang hanya bisa mendapatkan Minyakita jika bersamaan membeli minyak goreng premium. Tidak sedikit distributor juga menaikkan harga, sehingga harga di tingkat konsumen semakin mahal.
Padahal, stok minyak goreng sebenarnya tersedia. Namun, karena sistem distribusi yang berlapis—dari Distributor 1 (D1) hingga Distributor 3 (D3)—harga akhirnya terkerek naik ketika sampai ke pasar.
Reynaldi menegaskan, perlu ada evaluasi ulang terhadap Permendag 18 Tahun 2024 terkait tata kelola Minyakita dari hulu ke hilir. Ia juga meminta agar BUMN diberi tanggung jawab lebih besar dalam produksi dan distribusi.
Selain itu, IKAPPI mendesak agar pemerintah melibatkan seluruh pihak dalam pembahasan tata kelola minyak goreng, termasuk pelaku pasar, serta memperketat pengawasan distribusi dan menghentikan praktik bundling di lapangan.
Disadur dari Liputan6: Tira Santia, 28 Agustus 2025
Baca Ini Juga:
IHSG Tembus 8.003 di Tengah Demo Buruh, Saham Apa Saja yang Jadi Bintang?
Bukan Sekadar Macet, Ini Alasan DPR Keluarkan Edaran WFH Mendadak
Polri Bongkar Sindikat Judi Online Internasional, Rp90 Miliar Disita dan 235 Rekening Dibekukan
Bagaimana Skema Pembelian LPG 3 Kg Pakai KTP yang Dimulai pada 2026?
Satgas Pangan Ungkap Biang Kerok Kelangkaan Beras Premium di Ritel Modern
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klarifikasi BPBD Sumut Soal Kontainer Bantuan Aceh yang Viral: Ada Kesalahpahaman Informasi
News 31 Desember 2025, 15:29
-
Tok! DJP Resmi Tunjuk Pemilik ChatGPT Jadi Pemungut Pajak Digital
News 29 Desember 2025, 11:06
-
Harga Pangan Jelang Nataru Mulai Terkendali, Cabai Berangsur Turun dan Beras Tetap Aman
News 24 Desember 2025, 16:43
-
Daftar UMP 2026 di 13 Daerah, Siapa Paling Tinggi?
News 24 Desember 2025, 16:38
-
Kiai Ma'ruf Amin Mundur dari MUI: Pilih Istirahat demi Regenerasi Ulama
News 23 Desember 2025, 20:16
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

